Pasar Modern Di Kaltara Akan Resmi Dibuka Desember 2019

Kegiatan pembangunan pasar modern di Kaltara. Pembangunan pasar modern di Kecamatan Tanjung Palas Utara-Bulungan tersebut, diharapkan selesai akhir Desember 2019.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kamis (8/8/2019), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie menyempatkan untuk meninjau pembangunan pasar rakyat modern di Desa Panca Agung, kecamatan setempat. Pasar modern di Kaltara ini dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

Seperti diketahui, Pemprov Kaltara, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalokasikan dana sebesar kurang lebih Rp 25 miliar untuk membangun pasar rakyat modern di Desa Panca Agung. Kegiatan pembangunan pasar dilakukan dalam dua tahap, sejak 2018 lalu. Tahun ini dilanjutkan dengan tahap finalisasi. Alokasi anggarannya, sesuai yang tertera dalam plang proyek senilai Rp 12 miliar lebih. Tahun lalu, untuk tahap pertama Pemprov telah mengalokasikan Rp 13 miliar lebih.

Pantauan di lapangan, bangunan pasar yang berlokasi di pinggir Jalan Trans Kalimantan itu sudah menyelesaikan pembangunan utamanya. Pasar yang dibangun dua lantai itu, berdiri di atas lahan seluas 1,8 hektare lebih yang merupakan hibah dari pemerintah desa setempat.

Saat melakukan peninjauan, gubernur sempat melihat-lihat ruangan demi ruangan yang ada di dalam pasar. Mulai dari lokasi rumah toko (ruko), hingga los pasar rakyat. Termasuk fasilitas pendukung, seperti toilet dan lain-lainnya. Gubernur juga berharap, pasar tersebut bisa segera difungsikan.

“Toiletnya di mana? Ini modelnya, kalau tidak pas dengan gambar disesuaikan saja. Yang penting kalau ada perubahan-perubahan, harus dilaporkan secara tertulis, disertai dengan catatan-catatan yang jelas. Termasuk ke pengawas,” ungkap Irianto kepada kontraktor pelaksana pembangunan pasar tersebut, di sela-sela peninjauan.

Gubernur Kaltara mengatakan, pasar tersebut didesain secara modern, dengan dilengkapi ruko (rumah toko), pasar kering dan pasar basah. Setelah pembangunan gedung selesai, lanjut Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kaltara, Hartono, akan dilanjutkan tahap seleksi pedagang yang akan menempati area yang sudah disiapkan oleh pemerintah itu.

“Setelah pembangunan gedung selesai dilanjutkan tahap seleksi pedagang yang akan menempati area yang sudah disiapkan. Hal ini, agar nantinya pasarnya tertib,” tandas Irianto.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR