PDI Perjuangan dan Nasdem Tetap Dukung Ahok

Pimpinan pusat PDI Perjuangan dan Partai Nasdem menegaskan sikap tetap mendukung Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta, meskipun Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri.

“Kami tak bergeser satu senti pun untuk tetap mengusung Ahok pada Pilgub DKI,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Trimedya menegaskan, PDI Perjuangan bukan tipe partai yang inkonsisten. “Kami selalu konsisten apa pun risikonya. Kita 10 tahun jadi oposisi saja konsisten apalagi soal Ahok ditetapkan jadi tersangka. Tidak seberat 10 tahun menjadi oposisi,” ucapnya.

Pencalonan Ahok pada Pilkada DKI Jakarta, menurutnya, tak terganggu dengan penetapan tersangka oleh Polri lantara proses Pilkada telah berjalan sehingga tak bisa dihentikan begitu saja.

Selain itu, Trimedya juga mengatakan pihaknya akan mempelajari lebih lanjut penetapan tersangka kepada Ahok.Hal itu menurutnya akan menjadi dasar bagi partainya untuk menjelaskan posisi Ahok saat ini kepada masyarakat.

Terpisah, ungkapan senada untuk tak menarik dukungan kepada Ahok juga dilontarkan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Alasannya, menurut Surya Paloh, karena secara yuridis tak memungkinkan untuk menarik dukungan.

“Aspek yuridis, tidak mungkin kan untuk Nasdem menarik dukungan karena secara yuridis tidak diperkenankan,” kata Paloh dalam wawancara dengan Metro TV, Rabu siang (16/11/2016).

Secara moral, kata dia, lebih kuat lagi. Sebagai partai pendukung pertama, Paloh menyatakan bisa menerima konsekuensi tersebut.

Menurut Paloh, prioritas utama Nasdem adalah menjaga kesatuan nasional sebagai suatu bangsa. Oleh karena itu, dia berharap proses hukum kasus ini berjalan dengan semestinya.

“Aparat lembaga hukum telah bekerja secara profesional, harus dihargai oleh seluruh bangsa,” ujarnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR