PDIP Perpanjang Pendaftaran Calon Gubernur Jawa Barat, Menunggu Ridwan Kamil ?

Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana saat menemui ratusan ibu-ibu penggiat ekonomi mikro di Cilendek, Kota Bogor. (Foto : eko)   

Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Jawa Barat nakal diperpanjang hingga 4 Juli mendatang. Sebab, sebelumnya saat dibuka penjaringan dimulai dari 20 Mei hingga 6 Juni lalu, baru 4 tokoh yang mendaftar. Mereka yakni Bupati Majalengka Sutrisno, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Abdy Yuhana, Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno dan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum.

“Ya, pendaftaran kembali diperpanjang mulai dari 13 Juni hingga 4 Juli mendatang. Itu merupakan hasil kesepakatan rapat pleno PDI Perjuangan Jawa Barat,” kata Abdy Yuhana kepada indeksberita.comusai bertemu ratusan kaum ibu penggiat ekonomi mikro, didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Atty Somadikarya di Gang Kelor, Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, baru-baru ini.

Alasan perpanjangan pendaftaran tersebut, sambung Abdy, karena baru dua orang yang mengembalikan berkas formulir.

“Jadi, karena baru dua orang yang mengembalikan formulir, maka dilakukan perpanjangan penjaringan balon gubernur atau wakil gubernur. Saya sendiri belum mengembalikan formulir, karena menunggu waktu yang tepat,” imbuhnya.

Saat ditanya, apakah perpanjangan ini untuk menunggu Balon Gubernur Ridwan Kamil yang belakangan ini kerap memuncaki hasil survei ikut mendaftar melalui PDI Perjuangan, Abdi menjawab tidak.

“Tidak. Bukan karena itu. Keputusan perpanjangan waktu penjaringan balon gubernur atau wakil gubernur karena menurut mekanisme partai. Sebab, partai mengharuskan minimal 4 orang yang mendaftar,” lanjutnya.

Terkait Ridwan Kamil, Abdy enggan mengkomentari. Sebab, sejauh ini Ridwan Kamil belum mendaftar melalui PDI Perjuangan.

“Lihat saja nanti kalau soal Ridwan Kamil,” jawabnya.

Sejauh ini, terdapat 3 nama kader PDI Perjuangan yang sudah memastikan diri akan maju di kontestasi Pilkada Jabar yakni Abdy Yuhana, Puti Soekarno, dan Sutrisno. Ditanya soal kompetitornya Puti Guntur Soekarno, Abdi mengatakan menaruh hormat kepada cucu mendiang proklamator RI, Bung Karno.

“Saya sangat menghormati kepada beliau, Mbak Puti Soekarno. Saya akan mengedepankan persatuan partai. Jika Mbak Puti menyatakan lebih bersiap maju, saya akan pilih stagnan (tidak bergerak). Hal itu karena saya sangat menaruh hormat kepada bapak pendiri bangsa, Bung Karno. Tapi, itu semua kembali pada DPP PDI Perjuangan nantinya,” tuntas politisi PDI perjuangan yang juga mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR