Pelaku Pembakaran Mapolres Dharmasraya Berasal Dari Jambi

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal mengungkapkan bahwa pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya berasal dari Jambi (istimewa)

Kapolres Dharmasraya, AKBP Rudy Yuliato mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya. Terkait dua orang yang tewas dan diduga sebagai pelaku, Rudy Yuliato mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan.

Rudy pun menyatakan bahwa ia belum mengetahui motif pelaku pembakaran Mapolres Dharmasraya, melakukan pembakaran. Namun ia mengungkapkan dari saku pelaku ditemukan secarik kertas berisi pesan jihad.

Sementara itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda£ Sumatera Barat Inspektur Jenderal Fakhrizal, saat dikonfirmasi tentang pelaku pembakaran, mengatakan bahwa identitas dua orang yang diduga membakar Markas Polres Dharmasraya, sudah diketahuinya, berdasarkan e-KTP. Menurutnya, para pelaku diduga berasal dari Jambi.

“Kedua terduga pelaku berinisial EFA, 24 tahun, asal Muaro Bungo, Jambi, dan ES, 25 tahun asal Merangin, Jambi. Jenazah keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Padang,” ujar Fakhrizal.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif pelaku. “Kami masih mendalami motif pelaku yang diduga terindikasi teroris. Kami juga akan berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror Mabes Polri dan BNPT untuk melacak kedua pelaku tersebut,” tandas Fakhrizal.

Saat ini Polda Sumatera Barat mengirimkan dua kompi Brimob ke Dharmasraya. Mereka akan mendukung pengamanan di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Jambi tersebut.

Meski bangunan utama Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat nyaris ludes karena dibakar, namun pihak Polres Dharmasraya tetap mengupayakan pelayanan terhadap masyarakat berjalan lancar. Kapolres Dharmasraya, Rudy Yuliato mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengkososildasikan kepada semua anggota Polres agar menyiapkan ruangan sebagai sarana sementara dalam melayani masyarakat.

“Kami sudah konsolidasikan untuk menyiapkan ruangan, dan sarana prasarana kantor untuk dapat dilakukan pelayan sementara. Kita juga akan memanfaatkan sejumlah bangunan yang tidak terbakar di lingkungan polres setempat seperti kantor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim),” ungkap Rudy.

Rudy juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Dharmasraya siap mendukung upaya pemulihan gedung Mapolres. Menurut Rudy, pihaknya sudah melakukan koordinasi hal tersebut dan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska pun mengaminkanya.

Sedangkan untuk kesembilan orang Tahanan yang sempat dipertanyakan publik tentang keberadaan nasibnya, Rudy mengungkapkan bahwa kesembilan Tahanan tersebut untuk saat ini sementara dipindahkan ke Polsek Pulau Punjung dan Rudy memastikan bahwa mereka dalam keadaan baik-baik saja.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR