Pemerintah Pusat Harus Berkolaborasi Sekaligus Supervisi Pemda Untuk Mengembangkan Destinasi Wisata di Daerah

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah (kiri), bertemu Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, pada Selasa (3/5/2016),.untuk mengembangkan destinasi wisata di daerah Jember (istimewa)

Pemerintahan Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk menggenjot sektor pariwisata di Indonesia.  Sayangnya,  tidak sedikit destinasi pariwisata di berbagai daerah yang masih belum tereksplorasi secara maksimal. Menurut Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah, pemerintah pusat seharusnya bisa berkolaborasi lebih intens dengan pemerintah daerah (Pemda), sekaligus melakukan supervisi untuk mengembangkan destinasi wisata di daerah tersebut.

Anang Hermansyah juga mengatakan, tidak sedikit destinasi pariwisata di daerah – daerah di Indonesia memiliki daya pikat yag menarik. Sayangnya,  kata Anang, pemerintah belum maksimal untuk mengeksplorasi dan mengembangkan destinasi wisata di daerah yang memiliki potensi wisata yang menarik tadi.

“Seperti di pantai Nihiwatu,  Nusa Tenggara Timur (NTT)  ada hotel terbaik di dunia ada di sana,” ujar Anang di Jakarta,  Rabu (9/8).

Anang lalu bercerita,  belum lama ini ia melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Indonesia Timur. Selain di NTT, Anang juga mengunjungi NTB serta Bali. Dalam berbagai kunjungannya, Anang menyimpulkan, masih bamyyak destinasi wisata yang belum tereksplorasi

“Kesimpulan yang bisa saya ambil,  masih banyak destinasi di daerah-daerah yang belum tereksplorasi dengan maksimal,” tambah Anang.

Lalu Anang juga menyinggung persoalan pariwisata di kota kelahirannya Jember Jawa Timur.  Menurut dia,  destinasi baru di Jember belakangan mengalami perkembangan yang luar biasa.  Namun kata Anang,  pemerintah daerah masih belum memaksimalkan potensi pariwisata di Jember, baik destinasi yang lama maupun yang baru.

“Jember identik dengan Watu Ulo atau Pantai Papuma.  Sayangnya tempat pariwisata tersebut tidak mengalami perkembangan signifikan.  Persoalan infrastruktur, konektivitas dengan pelaku UKM juga belum terajut dengan baik. Sedangkan saat ini makin banyak destinasi baru yang juga potensial,” tambah Anang.

Oleh karenanya, Anang mendesak pemerintah pusat agar melakukan supervisi terhadap pemerintah daerah yang memiliki potensi wisata yang besar. Sementara pihak pemda diminta Anang untuk lebih kreatif, sehingga terjadi akselerasi di sektor pariwisata di daerah tersebut.

“Pemerintah Daerah juga harus melakukan inovasi dan lebih kreatif lagi.  Sektor pariwisata jika digarap serius akan memberi dampak ekonomi di daerah,” tandas Anang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR