Peringatan Harganas di Kabupaten Landak, Karolin: Keluarga Adalah Pondasi Berkembangnya Sebuah Bangsa

Keterangan foto: Bupati Landak, Karolin Margret Natasa saat memimpin Upacara Hari Keluarga Nasional atau Harganas di Kabupaten Landak, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Landak, Rabu (19/7/2019).

Bertempat di halaman Kantor Bupati Landak, Rabu 19 Juli 2019, Pemerintah Kabupaten Landak melaksanakan upacara Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke 36. Dalam peringatan Harganas di Kabupaten Landak, Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang bertindak sebagi Inspektur upacara menyampaikan pesan dan arahanya kepada para peserta upacara yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, Karolin juga membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat yang mengungkapkan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional ini  dapat dimaknai sebagi ajang mensosialisasikan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Peringatan Hari Keluarga Nasional ini merupakan ajang untuk menggelorakan dan mensosialisasikan Program Kependudukan Keluarga dan Pembangunan Keluarga untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera,” jelas Karolin.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ke-26 ini Bupati Landak juga menyampaikan setidaknya ada empat konsep yakni pendekatan ketahanan keluarga yaitu keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, serta keluarga peduli dan berbagi.

Lebih lanjut Karolin menyampaikan pentingnya keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat dalam membentuk karakter dan menentukan kualitas bangsa.

“Keluarga merupakan pondasi dalam menopang berkembangnya sebuah bangsa,” ujarnya.

Diungkapkan juga oleh wanita cantik yang akrab dipanggil Karol itu, bahwa ada 8 (delapan) fungsi dari keluarga yang merupakan sebagai wahana pertama dan utama dalam sosialisasi nilai-nilai kehidupan, dimana dengan menjalankan fungsi-fungsi tersebut suatu keluarga  akan berkualitas dan berketahanan serta berkarakter yang nantinya akan menciptakan bangsa Indonesia yang sejahtera.

“Keluarga sebagai wahana pertama dan utama dalam sosialisasi  nilai-nilai kehidupan memiliki fungsi agama, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, sosial pendidikan, reproduksi,sosial budaya, dan lingkungan,” paparnya.

Karolin pun berharap dengan adanya Hari Keluarga Nasional tersebut dapat dijadikan momentum untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan keluarga.
“Serta diharapkan juga sebagai ajang untuk meningkatkan komitmen dan sinergitas antara pemerintah, swasta maupun mitra lainnya dalam mendukung keberhasilan program pembangunan keluarga dalam rangka menuju bangsa Indonesia yang sejahtera,” pungkas Karol.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR