PGI Himbau Semua Pihak Mencegah Berkembangnya Radikalisme di Masyarakat

Rententan aksi terorisme beberapa hari ini mendapat respon dari berbagai pihak, termasuk dari Persekutuan Gereja-Gerja di Indonesia (PGI). Terorisme ancaman yang serius terhadap masa depan bangsa, oleh sebab itu PGI mendorong semua pihak mencegah berkembangnya radikalisme di masyarakat.

Melaui siaran pers yang diterima indeksberita.com hari ini (16/5),  PGI melalui Humasnya Jery Sumampow, mengecam keras tindakan terorisme yang terjadi di Mako Brimob Jakarta, gereja-gereja di Surabaya, serta Mapolresta Surabaya dan terakhir penyerangan terhadap Mapolda Riau. Terhadap korban, PGI menyampaikan duka yang mendalam terhadap seluruh korban dan keluarganya, baik dari pihak kepolisian ataupun masyarakat sipil lainnya.

Terhadap aksi terorismenya sendiri, menurut Jeiry, PGI menghimbau agar semua pihak berupaya untuk mencegah berkembangnya ideologi radikal di masyarakat.

“PGI menilai, situasi yang sangat memprihatinkan ini akan terus meluas apabila semua pihak tidak bersama-sama bekerja mengatasi berkembangnya paham ideologi radikal di tengah-tengah masyarakat,” kata Jeiry.

Selanjutnya Jeri menghimbau agar seluruh elit politik dan masyarakat, menghentikan komentar yang justru memperkeruh keadaan. “Janganlah menggunakan peristiwa kekerasan dan tindak terorisme ini untuk menangguk kepentingan politik dan sesaat, karena harga yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan bangsa,” tandas Jery.

Dalam siaran perss itu juga Jery berharap para pemilik dan pengelola media massa untuk lebih selektif dalam memilih narasumbernya untuk ditampilkan di media massa.

“Media mempunyai tanggungjawab moral untuk menyelamatkan bangsa dari ancaman terorisme. Karena itu, kami himbau untuk hentikan memberi ruang dan panggung kepada orang-orang yang mendukung atau yang memberi angin berkembangnya aksi-aksi trorisme di Indonesia,” ujar Jery.

Tidak lupa PGI memberikan penghargaan kepada aparat Kepolisian yang atas kerja kerasnya, berhasil melumpuhkan beberapa pelaku tindak terorisme ini.

“Kami berdoa bahwa ke depan Kepolisian akan lebih mampu lagi menangkal dan menangani ancaman terorisme ini. Untuk itu kami meminta Presiden Joko Widodo untuk bertindak tegas memberantas gerakan terorisme sampai ke akar-akarnya dan pada gilirannya menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” tutup Jery.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR