PHK Sepihak, Karyawan dan Jurnalis Koran Sindo Biro Jawa Timur Menggelar Demo

Karyawan dan jurnalis Koran Sindo Biro Jawa Timur menggelar demo

Karyawan dan jurnalis Koran Sindo Biro Jawa Timur menggelar demo, sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas di kantor biro Sindo, Jalan Rungkut Industri III, Surabaya. Sambil membentangkan kertas karton yang bertuliskan penolakan pemutusan hubungan kerja (PHK). Karyawan dan jurnalis koran Sindo Biro Surabaya tersebut, menuntut Hary Tanoesudibjo pemilik PT Media Nusantara Informasi (PT MNI) dan Media Nusantara Citra (MNC) Group, supaya bertanggung jawab memenuhi hak mereka selama bekerja di perusahaan tersebut.

Juru bicara aksi Arie Yoenianto mengatakan, aksi yang digelar  karyawan dan jurnalis adalah bentuk protes kepada pihak manajemen PT MNI dan MNC Group.  Sebab pihak  manajemen mengingkari pertemuan untuk membicarakan tindakan sepihak PHK dan mutasi obnormal.

“Hari ini (Selasa), sebenarnya sudah disepakati pertemuan kedua, antara kami dengan pihak manajemen. Tanpa sebab pihak manajemen membatalkan, “ kata Arie, Selasa, (4/7/2017).

Masih kata Arie, tindakan yang dilakukan pihak manajemen semakin jelas merupakan bentuk kesewenangan. Seperti itikadnya yang sudah ditunjukkan, melakukan mutasi beberapa reporter, fotografer dan karyawan ke Jakarta.

“Itu bukan solusi yang dilakukan pihak manajemen. Tetapi sarat kepentingan subyektif, intimidatif dan terkesan penghakiman dan penghukuman oleh atasan redaksi, “ tandas Arie.

Pada kesempatan itu pula, Arie mendesak Kementerian Tenaga Kerja RI, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur, serta DPR RI atau DPRD Provinsi Jawa Timur segera melakukan tindakan, memanggil serta menjatuhkan sanksi pada PT MNI dan MNC Group.

“Kami meminta Kementerian Tenaga Kerja dan Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, DPR RI serta DPRD Provinsi Jawa Timur. Untuk memanggil mereka (PT MNI dan MNC Group). Karena kami melihat ada pelanggaran UU Tenaga Kerja,” ujar Arie.

Selain itu, para karyawan dan jurnalis tersebut, juga berharap kepada dewan pers serta kelembagaan pers lainnya, serta lembaga bantuan hukum mau mendampingi mereka dalam menghadapi persoalan ini.

Berikut  pernyataan sikap karyawan dan jurnalis Koran Sindo Jatim :

1)    Mengecam tindak PHK sepihak yang dilakukan manajemen PT MNI dan MNC Group yang tahapannya tidak sesuai dengan Undang-undang Tenaga Kerja.

2)    Mengecam manajemen PT MNI dan MNC Group yang bertindak sewenang-wenang atas adanya mutasi reporter, fotografer dan karyawan ke Jakarta yang sarat dengan unsur subyektif dan intimidatif dan terkesan penghakiman dan penghukuman oleh redaksi.

3)    Mengecam manajemen PT MNI dan MNC Group yang tidak kooperatif dan tidak konsisten, serta tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan kasus tenaga kerja di Koran Sindo Jatim.

Dengan kondisi tersebut, kami mendesak agar :

1)    Kementerian Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jatim serta DPR RI atau DPRD Provinsi Jatim segera melakukan tindakan dan memanggil serta menjatuhkan sanksi pada PT MNI dan MNC Group karena diduga melakukan pelanggaran UU Teintimidatif

2)    Kelembagaan Dewan Pers dan Hukum melakukan ihtiar untuk bersama-sama mendampingi persoalan PHK sepihak tanpa memperhatikan UU Tenaga Kerja maupun mutasi karyawan yang cenderung intimidatif.

 

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR