Pilkada Sumut, KPU Sumut Mencoret JR Saragih – Ance Selian

Foto Ijazah JR Saragih (istimewa)

MEDAN –  Calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Jopinus Ramli Saragih (JR Saragih) dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara. Keputusan KPU Sumut mencoret JR Saragih berdasarkan hasil penelitian dokumen atau berkas persyaratan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara 2018-2023 yang telah diperbaiki.

KPU Sumut menyatakan satu berkas persyaratan atas nama JR Saragih, tidak memenuhi syarat. “Benar, KPU menyatakan berkas calon gubernur Sumut atas nama JR Saragih tidak memenuhi persyaratan seperti peraturan pencalonan kepala daerah.” kata Ketua KPU Sumut Mulia Banurea, saat Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur – Wakil Gubernur Sumut 2018 – 2023, Senin 12 Februari 2018.

Berkas pencalonan JR Saragih yang dinyatakan tidak lengkap adalah fotokopi ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang telah dilegalisasi oleh instansi yang berwenang karena sekolah tempat JR Saragih sudah tutup.

Sesuai data yang disampaikan KPU, JR Saragih memiliki ijazah SMA swasta Iklas Prasasti Kemayoran Jakarta Pusat, bernama Jopinus Saragih, bernomor ijazah 01 OC oh 0373795. Ia tamat pada Tanggal 26 Mei 1990. Ijazah tersebut ditandatangani oleh Kepala Sekolah a/n Drs.S Soeryatmodjo.

“Sesuai dengan surat Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 Tanggal 22 Januari 2018 pada poin empat menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor  01 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih,” kata anggota KPU Sumut Benget Silitonga.

Banget melanjutkan, karena persayaratan yang harus dilengkapi JR Saragih tidak dilengkapi hingga akhir waktu perbaikan yang diberikan 20 Januari 2018, maka KPU Sumut menyatakan berkas JR Saragih sebagai calon gubernur tidak memenuhi syarat . “Kami mencoret nama JR Saragih dan Ance Selian.” kata Benget.

JR Saragih usai penetapan pasangan calon langsung bergegas kaluar dari tempat rapat pleno di Hotel Grand Mercure Medan.

“Kami akan gugat hasil rapat pleno yang mencoret nama saya. Besok kami akan daftarkan gugatan ke Bawaslu Sumut.” kata JR Saragih sambil meninggalkan puluhan pendukungnya.

Adapun calon wakil gubernur Ance Selian mengatakan, keputusan pleno KPU yang mencoret nama JR Saragih berimbas pada namanya.

“Karena kami berpasangan,otom6atis status tidak memenuhi syarat kepada JR Saragih juga berimbas kepada saya. Pasangan JR Ance dinyatakan tidak memenuhi syarat. Saya akan ikut keputusan JR Saragih untuk menggugat di KPU. Kami punya waktu tiga hari,” kata Ance.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR