PKPBerdikari: 67,4 Persen Masyarakat Setuju Nawacita Berhasil Dilaksanakan

12 Program Unggulan Jokowi. Foto: Infografis PKPBerdikari

Visi dan Misi Jokowi-Ma’ruf Amin yang berjudul “Meneruskan Jalan Perubahan Untuk Indonesia Maju”, sudah final pada tanggal 22 September 2018, sebagai kelanjutan Program Nawacita Jokowi-JK tahun 2014-2019.  Untuk menyambut Visi Misi Jokowi-Makruf Amin, Pusat Kajian Pengembangan Berdikari (PKPBerdikari) melakukan survey persepsi publik mengenai seberapa jauh nawacita berhasil dilaksanakan

Osmar Tanjung sekertaris Dewan Eksekutif PKPBerdikari menjelaskan bahwa survey dilakukan sepanjang bulan Juli 2018 di 131 Kabupaten/kota, di 30 Propinsi. “Survey ini menyasar 593 responden yang merupakan pimpinan ormas/LSM, nelayan, buruh, petani, pelaku usaha menengah, akademisi, jurnalis dan pegawai swasta,” tutur Osmar.

Lebih lanjut Osmar menjelaskan, dari keseluruhan hasil survey menunjukan bahwa, 67,4% responden setuju bahwa Pemerintahan Jokowi – JK telah berhasil melaksanakan Program Nawacita (9 cita-cita). Butir Nawacita yang dianggap berhasil oleh responden adalah Nawacita 3 (Membangun Indonesia dari Pinggiran: 72,9%), dan Nawacita 8 (Revolusi Karakter Bangsa: 70,3%). Adapun hasil survei di masing-masing Nawacita sebagai berikut:

68,2% menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program untuk Nawacita 1 tentang Kedaulatan Negara. Khususnya dalam menjaga batas-batas wilayah Negara di darat dan di laut, serta udara, diyakini oleh 86.2% responden. Begitu pula dalam menjaga dan mengolah sumber daya alam khususnya di laut untuk kepentingan negara, merupakan program yang dianggap berhasil, oleh 80,8% responden.

Untuk Nawacita 2: Pemulihan Kepercayaan Publik pada Institusi Demokrasi, 65,8% responden menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program Nawacita 2. Mendorong sistem pemilu yang lebih baik (79,6%), dan menerapkan pemberantasan korupsi dikalangan ASN (74,4%) merupakan program yang dianggap paling berhasil dalam Nawacita 2.

Sedangkan Nawacita 3: Membangun dari Pinggiran (Memperkuat Daerah dan Desa), 72,9% menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program Nawacita 3. Membangun infrastruktur fisik yang menghubungkan antar-daerah (85,0%); dan menyalurkan dana desa sesuai amanat UU Desa (81,1%) merupakan program yang dianggap paling berhasil.

66,5% responden menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program Nawacita 4 : Negara Kuat (Reformasi Sistem dan Penegakan Hukum). Program Indikatif “Melakukan reformasi di bidang hukum untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba” (79,4%), dan “Meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum” (75%) adalah program yang dianggap berhasil oleh paling banyak responden.

Adapun 63,9 % menyatakan pemerintahan Jokowi – JK telah berhasil melaksanakan program-program untuk Nawacita 5 tentang peningkatan kualitas hidup melalui perbaikan pendidikan dan kesejahteraan. “Menjamin asuransi tenaga kerja melalui BPJS ketenagakerjaan” dan menjamin fasilitas layanan kesehatan secara gratis melalui BPJS Kesehatan” (81,6% dan 80,4%) adalah program yang dianggap berhasil oleh paling banyak responden.

69,4% responden menyatakan pemerintahan Jokowi – JK telah berhasil melaksanakan program-program untuk Nawacita 6 tentang peningkatan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. “Membangun infrastruktur perhubungan antar-daerah (jembatan, jalan tol, tol laut) .(88,9%), dan “Membangun sarana transportasi public” (79,8%) adalah program yang dianggap berhasil oleh paling banyak responden.

Sedangkan untuk Nawacita 7 tentang Kemandirian Ekonomi, 61,8% responden menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program untuk Nawacita 7. Menjamin ketersediaan BBM di semua daerah (74,9%); Membangun infrastruktur kelistrikan secara merata, khususnya di daerah-daerah terpencil perbatasan, dan kepulauan (70,8%); adalah program yang dianggap berhasil oleh paling banyak responden.

70,3 persen menyatakan Nawacita 8 (Revolusi Karakter) telah berhasil dilaksanakan, di mana, menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia (79,6%) dan “mendukung kegiatan budaya dan oleh raga Indonesia” (78,9%), merupakan program indikatif yang dianggap paling berahasil oleh paling banyak responden.

Terakhir, untuk Nawacita 9: Peneguhan Kebhinekaan dan Memperkuat Restorasi Sosial 68,3 % responden setuju bahwa pemerintahan Jokowi-JK telah berhasil melaksanakan program-program Nawacita 9. “Mengembangkan kawasan wisata berbasis budaya lokal” (76,9%) dan Menumbuhkan kembali semangat gotong – royong di kalangan masyarakat sebagai salah satu ciri khas bangsa Indonesia (71,7%), merupakan program indikatif yang dianggap berhasil oleh paling banyak responden.

Dikesempatan yang sama, Direktur PKPBerdikari, Arimbi Heroeputria menyimpulkan bahwa Visi Misi Jokowi-Makruf Amin 2019-2024 konsisten dengan hasil Survey PKPBerdikari tentang keberhasilan Nawacita tersebut  Menurutnya, visi misi Jokowi-Makruf Amin 2019-2024 tampak berkelanjutan dengan Jokowi-Jusuf Kalla

“Visi dan Misi Jokowi-Ma’ruf Amin yang berjudul “Meneruskan Jalan Perubahan Untuk Indonesia Maju” banyak memfokuskan program kerja peningkatan SDM, kebudayaan dan program ekonomi keumatan,” ujarnya

Kemudia Arimbi menjelaskan, hasil survey juga menunjukan ada beberapa program indikatif Nawacita yang perlu dijalankan dan diperkuat di masa depan, yaitu:

1. Menjaga dan mengolah sumber daya alam khususnya di laut untuk kepentingan Negara;
2. Menerapkan pemberantasan korupsi di kalangan ASN;
3. Mendorong partisipasi masyarakat desa dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa
4. Melakukan pemberantasan mafia peradilan
5. Menyediakan lapangan kerja yang cukup
6. Membuka isolasi daerah tertinggal
7. Membangun infrastruktur kelistrikan secara merata, khususnya di daerah-daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.
8. Menerapkan kurikulum pendidikan di sekolah yangmengintegrasikan nilai kebangsaan, budi pekerti, dan toleransi
9. Menumbuhkan kembali semangat gotong-royong di kalangan masyarakat, sebagai salah satu ciri khas bangsa Indonesia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR