PMII Komisariat Nunukan Galang Dana Untuk Korban Banjir di Konawe Utara

Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam PMII Komisariat Nunukan melakukan aksi galang bantuan untuk korban banjir di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumat (14/6/2019).

Banjir yang melanda beberapa daerah di Indonesia seperti yang terjadi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara dan Samarinda, Kalimantan Timur telah mengakibatkan kerugian materi yang tak sedikit. Kendati belum tercatat adanya korban jiwa, namun dalam peristiwa banjir di Konawe Utara, telah menyebabkan banyaknya kerusakan, seperti rumah warga rusak bahkan hanyut terbawa banjir.

Sebagaimana diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Konawe Utara sejak Sabtu 8 Juni hingga Minggu 9 Juni 2019 telah menyebabkan puluhan desa terendam dan terisolasi.

Tak ingin tinggal diam dan berpangku tangan menyaksikan kejadian tersebut, sejumlah Mahasiswa di Nunukan, Kalimantan Utara yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Nunukan, melakukan aksi solidaritas penggalangan dana pada Jumat (14/6/2019).

Menurut Dzal Aidi, koordinator pada kegiatan itu, aksi sosial yang dilakukannya adalah bentuk rasa pedulinya terhadap korban Bencana Banjir di Konawe Utara dan Samarinda.

“Ini sebagai bentuk Solidaritas dan Aksi nyata PMII dalam Peduli terhadap manusia yang terkena bencana serta mampu mengurangi beban saudara kita” ujarnya.

Penggalangan dana tersebut dilaksanakan selama 3 hari terturut-turut mulai tanggal 12-14 Juni 2019 setiap pukul 17.00 sampai 18.00. Jumlah Dana terkumpul hingga aksi terahir mencapai Rp. 9.503.000 serta ada tambahan dari hasil penggalangan daba sahabat PMII Rayon Sebatik Sebesar Rp. 2.790.0000.

“Nantinya hasil penggalangan yang sudah terkumpul ini, kami akan langsung kirim kedua tempat yg berbeda yaitu Konawe Utara dan Samarinda melalui Rekening PB PMII dan PC PMII Samarinda,” imbuhnya.

Sementara itu Abdurrohman Ketua PMII Komisariat Nunukan, mengapresiasi kepedulian masyarakat Nunukan yang telah mau menyisihkan sebagian kelebihan rezekinya melalui aksi ini.

“Kami ucapkan terimakasih atas kepeduliannya telah mau membantu sesama. Intinya, kami tidak menilai berapapun besaran yang diberikan kami berterimakasih. Kerena semua masyarakat secara ikhlas memberikannya,” ucapnya.

Terkait musibah yang menimpa masyarakat Konawe, dari data BNPB hingga Senin (10/6/2019), ada 38 desa, 3 kelurahan dan 6 kecamatan yang terendam banjir bandang.  Tak hanya itu, 185 rumah warga hanyut, 1.235 unit rumah terendam banjir dan 5.111 jiwa dari 1.420 kepala keluarga mengungsi akibat banjir di wilayah itu.

Kerusakan sektor pertanian mencakup lahan sawah 970,3 hektare, lahan jagung 83,5 hektare dan lainnya 11 hektare, sedangkan sektor perikanan pada tambak seluas 420 hektare.

Sementara banjir yang melanda Samarinda selama hampir sepekan ini telah berangsur surut. Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin menjelaskan hari Kamis ini (13/6/2019) hampir semua jalan utama telah bisa dilalui kendaraan.

“Ketinggian air banjir juga telah berkurang sampai 40 centimeter. Upaya penanggulangan banjir di Samarinda ini selain dengan pengerukan sungai, juga perlu dilakukan relokasi bangunan,” ungkap Sugeng dalam pesan singkatnya

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR