Poltak Sinaga: Kelalaian RSUD Sidikalang Perlu Diusut Tuntas

Surat Laporan Polisi atas Kelalaian RSUD Sidikalang oleh keluarga korban (Foto Ceko)

Pengacara Rakyat sekaligus Pengacara Korban kelalaian RSUD Sidikalang, Poltak Agustinus Sinaga meminta Polres Dairi untuk mengusut tuntas kelalaian yang dilakukan RSID (Rumah Sakit Umum Daerah) Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, pihak RSUD Sidikalang sengaja tidak memberikan pertolongan pertama pada pasien Ramayana Br Sidauruk pada 15 April lalu sehingga, pasien meninggal dunia.

“Saya mengapresiasi Polri khususnya Polres Kabupaten Dairi atas bergulirnya dan keseriusannya menangani permasalahan ini,” kata Poltak Agustinus Sinaga kepada wartawan di Sidikalang, Selasa (1/5).

Poltak meminta kepada Polres Dairi untuk mengusut kasus ini sampai tuntas dan pihak RSUD harus mendapatkan sanksi yang setimpal atas pelanggaran terhadap Pasal 190 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan (UU kesehatan). Poltak juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah keluarga korban ini.

“Saya mengajak kepada seluruh Elemen Masyarakat Kabupaten Dairi untuk tetap mendukung langkah keluarga korban membawa kejadian ini ke ranah hukum,” ujarnya.

Selain itu, Poltak dan pihak keluarga korban juga mengapresiasi kedatangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Kesra (Kemenko Kesra) yang telah memberikan perhatiannya kepada keluarga korban.

“Kami pengapresiasi karena sudah mau turun dari pusat dan mendatangi RSUD Sidikalang Kabupaten Dairi pada 30 (April) kemarin,” tuturnya.

Kasus kematian Ramayana Sidauruk di RSUD Sidikalang ini dilaporkan oleh Tulus Sihombing atas nama korban, Ramayana Sidauruk. Pada Selasa (1/5), Polres Dairi memanggil saksi dari pelapor sekaligus mertua korban yakni, Poebe Siahaan. Masih ada 1 saksi lagi yang akan diperiksa dalam Kasus ini untuk selanjutnya Pihak Polres Kab.Dairi akan segera memanggil saksi lainnya.

“Masih ada 2 saksi lagi yg akan diperiksa Besok tgl 2 mei 2018 di polres sidikalang, sebelum Pihak Terlapor akan di Panggil dan di Periksa,” pungkas Poltak.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR