Presiden Jokowi Bahas Kerjasama Bilateral Indonesia dan Arab Saudi Dalam Penanggulangan Terorisme

Presiden Joko Widodo dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir, membahas kerjasama bilateral Indonesia dan Arab Saudi di bidang penanggulangan terorisme dan syiar agama Islam yang ramah dan toleran di Riyadh. (Biro Pers Setpres)

Kerjasama bilateral Indonesia dan Arab Saudi dalam penanggulangan terorisme, serta kerjasama syiar Islam yang damai dan toleran, menjadi pembahasan dalam pertemuan antara Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir, dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Royal Guest House, Riyadh, pada Minggu, 14 April 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang informasinya kami peroleh dari rilis yang dikeluarkan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden-Bey Machmudin.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak sekali posisi yang kurang lebih sama yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu,” ujar Retno Marsudi seusai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, Adel Al Jubeir menyampaikan bahwa Arab Saudi mengapresiasi  kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun di dunia. Dan menurutnya, duduknya Indonesia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga merepresentasikan kepentingan negara-negara Muslim.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai masalah bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu mendukung perjuangan bangsa Palestina.

“Seperti diketahui bahwa masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina,” ungkap Retno.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR