Rachlan: Terorisme Nyata dan Menyebar

Setelah terjadi bom Sarinah, berkembang perbedaan pandangan tentang siapa pelaku yang harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Perbedaan itu dipicu oleh pernyataan ketua BIN yang menyatakan bahwa bom Sarinah tidak ada kaitannya dengan ISIS. Sementara pihak Polri menyatakan bahwa ini tindakan yang dilakukan oleh jaringan ISIS.

Perbedaan pandangan ini justru dimanfaatkan oleh kelompok fundamentalis, untuk merancang teori konspirasi, yang bertujuan untuk membela dan menjaga simpati publik. Hal tersebut yang dilihat oleh Rachlan Nashidik, wakil sekjen Partai Demokrat, dalam pernyataannya kepada kami.

“Sebaiknya kita jangan mengecam BIN atau apalagi larut dengan teori konspirasi yang menyertai paska teror di Thamrin”. Demikian pernyataan Rachlan.

“Terorisme itu nyata, menyebar dan bisa membunuh siapa saja. Kita harus konsisten mendukung upaya aparat keamanan dan mengontrol mereka agar konsisten dengan tujuan memberantas terorisme” lanjut Rachlan

“Tetapi sebaliknya jangan situasi tersebut untuk ekstensifikasi kuasa yang bisa berbalik mengancam hak-hak sipil”.

Saat ditanya apa yang dimaksud dengan ekstensifikasi kuasa, dengan tegas Rachlan menjawab: “Itu BIN dan TNI minta lagi kewengan untuk menangkap dan menahan. Sesuatu yang sejak dulu kita tolak” Demikian Rachlan menutup perbincangan ini

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR