Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Warga Desa Wanaherang, Gunungputri, Bogor, tengah melakukan perbaikan rumah yang diterjang angin kencang.

BOGOR – Akibat cuaca ekstrem, hujan disertai angin kencang, sebanyak 193 bangunan rusak ringan dan 7 bangunan rusak berat di tiga kampung di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Senin (10/10/2016). Demikian data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

“Hingga hari ini, Selasa (11/10/2016), petugas BPBD, polisi dan unsur Muspida masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada 726 jiwa yang mengungsi akibat tempat tinggalnya mengalami kerusakan,” kata Budi kepada indeksberita.com.

Bencana angin puting beliung merupakan yang pertama kali terjadi di Gunungputri, Kabupaten Bogor.

“Bencana angin puting beliung ini baru pertama terjadi di Gunungputri, karena wilayah ini masuk dalam zona rawan banjir, bukan bencana angin kencang,” tambah Budi.

Masih menurut Budi, rumah rusak tersebar di Kampung Baru, Rawa Bejo, Parung Dengdek, dan Kampung Rawa Manyar.

“Tujuh rumah di antaranya rusak parah karena tertimpa pohon besar. Sisanya, rusak ringan sampai sedang. Kerusakan umumnya di atap genteng maupun asbes yang jebol atau terangkat akibat tertiup angin,” ujarnya.

Kemarin, evakuasi yang dilakukan oleh petugas gabungan sempat terhenti karena guyuran hujan.

“Ada beberapa pohon yang menimpa rumah belum dievakuasi dan rumah yang rusak parah juga belum sempat diperbaiki. Sejumlah pohon tumbang dan atap SDN Wanaherang 2 berterbangan. Plafon ruangan sekolah itu jebol karena terkena reruntuhan asbes. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini,” tutupnya. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR