Rekor MURI dalam Perayaan Kemerdekaan RI ke 72 di Sebatik Nunukan

Ada Rekor MURI dalam Perayaan Kemerdekaan RI, yang prasastinya ditandatangani Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo (Eddy Santri)

Semarak peringatan HUT Republik Indonesia yang ke 72 , Kamis 17/8/2017) digelar di saentero negeri. Tak ketinggalan, peringatan hari yang menandai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia juga dirayakan dengan gegap gempita di Sebatik, Nunukan Kalimantan Utara. Bahkan tercipta rekor MURI dalam perayaan Kemerdekaan RI di Sebatik Nunukan.

Tak tanggung-tanggung, upacara peringatan detik-detik Proklamasi di daerah yang berbatasan langsung dengan Sabah-Malaysia ini diikuti oleh 1.474 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Alhasil, aksi para pengibar bendera yang terdiri dari berbagai elemen mulai Pelajar, PNS, TNI, Polri, Aktivis , Ormas dan komponen masyarakat lainya tersebut mampu mencatatkan diri di Museum Rekor Indonesia (MURI), sebagai Aksi pengibar bendera terbanyak.

1.478 Paskibraka di Sei Pancang Sebatik

Senior Manager Muri, Awan Rahargo mengatakan, upacara yang digelar dengan konsep kebinekaan itu merupakan aksi spektakuler dan baru pertama kali dilakukan. Awan menuturkan bahwa MURI Muri akan meng-upgrade aksi tersebut bukan hanya sebagai rekor nasional, namun juga rekor dunia.

“Ini adalah aksi yang sangat sepeaktakuler. MURI akan meng-upgrade bukan hanya sebagai rekor nasional tetapi juga merupakan rekor dunia. Diharapkan aksi ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia. Daerah perbatasan perlu diperhatikan juga,” tutur Awang seusai menyerahkan Pagam Rekor MURI kepada Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid, Kamis (17/8/2017) di Sebatik.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo yang turut serta dalam aksi tersebut seusai menandatangani prasasti rekor MURI menuturkan bahwa melalui aksi fenomenal tersebut membuktikan masyarakat Perbatasan patut menjadi contoh masyarakat lainya dalam menumbuhkan nasionalisme.

Bupati Asmin Laura Hafid dan Piagam MURI

“Saya sangat kagum dan bangga ternyata anak-anak di perbatasan Sebatik mampu berprestasi. Artinya semua kesempatan semua itu sama entah di Kota, Desa semua punya kesempatan yang sama berprestasi. Saya juga mau ucapkan terima kasih ke TNI dan Polisi membantu sehingga suksesnya rekor MURI Paskribaka terbesar di dunia ini,” tutur Eko.

Aksi yang digagas para pemuda dan aktivis yang tergabung dalam Gebyar Aku Cinta Indonesia (GACI) tersebut dilaksanakan di Dermaga Sei Pancang yang membentang diperairan laut Sebatik. Yang mana Dermaga Sei Pancang tersebut adalah  Dermaga dengan Trestle terpanjang kedua di Indonesia setelah Dermaga Kuala Tanjung di Sumatera Utara. Dermaga Sei Pancang  ini juga menjadi istimewa karena dari ujung Dermaga kita bisa melihat langsung pemandangan Kota Tawau-Sabah.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR