Rekrutmen Pegawai Pertamina Melalui Perantara Adalah Penipuan

Maraknya kabar terkait rekrutmen pegawai Pertamina yang mengharuskan penggunaan jasa biro perjalanan tertentu membuat Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero) Brasto Galih Nugroho angkat bicara. Menurut Galih, ia mendengar adanya laporan terkait hal tersebut.

Galih menegaskan bahwa pengumuman  rekrutmen pegawai Pertamina tersebut adalah hoax dan dan bermodus penipuan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap penipuan yang bermodus  rekrutmen tersebut.

“Pasalnya, sudah ada laporan dari warga terkait hal ini,” tuturnya, Minggu (6/10/2019).

Menurutnya, penipuan rekrutmen yang mengatasnamakan Pertamina seringkali terjadi dengan modus mengundang para pelamar kerja dan mengharuskan memakai transportasi dan biro perjalanan dari pihak tertentu terutama diwilayah operasional Pertamina MOR VIII

Brasto Galih mengungnapkan, apabila ada perekrutan, maka pihak Pertamina akan mengabarkan secara resmi melalui situs pertamina.com dan dibuka pada periode tertentu.

“Selain itu juga diumumkan secara resmi melalui media komunikasi resmi Pertamina,” tandasnya.

Lebih lanjut Brasto Galih menegaskan bahwa PT Pertamina (Persero) (baik secara organisasi yang melakukan rekrutmen atas nama Pertamina) tidak pernah meminta uang atau pembayaran dari pelamar dalam setiap tahapan rekruitmen.

Setiap orang yang berhasil mendapatkan penawaran dari PT Pertamina (Persero), baik secara langsung atau pun tidak langsung, ungkap Brasto, akan diminta untuk mengikuti proses rekrutmen secara formal.

“Seluruh komunikasi berasal dari e-mail resmi PT Pertamina (Persero) dan bukan dari e-mail dari internet,” paparnya

Brasto Galih pun menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap informasi yang diperoleh khususnya terkait dengan rekrutmen, apabila terdapat informasi yang diterima, konfirmasi dapat dilakukan melalui media sosial milik Pertamina, email pcc@pertamina.com atau nomor Pertamina Contact Center 1500-000.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR