Relawan Nunukan Dan Aktivis Buruh Dirikan Rumah Baca Di Pedalaman

Minimnya fasilitas dan akomodasi, menjadikan anak-anak usia dini khususnya anak-anak dari para Buruh Perkebunan Kelapa Sawit dan penduduk yang tinggal jauh dari Kota Nunukan, sulit untuk mengembangkan kratifitasnya. Hal ini
sangat disadari oleh para pemuda-pemudi yang tergabung dalam Relawan Nunukan untuk terjun langsung berusaha memberikan inspirasi khususnya dalam bidang membaca kepada anak-anak tersebut.

Seperti dari pantauan Indeks Berita.com para Relawan yang menggandeng Rimba Raya Institute, Sekolah Sastra & Demokrasi Nunukan serta Serikat Buruh PT NJL dan seorang Penulis dari Kota Makassar yakni Andi Mappasoba, membuka Rumah Baca Rimba Tapal Batas di kawasan Perkebunan PT Nunukan Jaya Lestari, Kecamaatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, pada hari Sabtu lalu (5/11/2016).

Iswanto, salah seorang koordinator kegiatan ini mengatakan,bahwa anak-anak di kawasan tersebut sangat kesulitan untuk mendapatkan tambahan ilmu berupa buku-buku yang layak baca. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan menciptakan ketidak-adilan dalam mendapatkan ilmu antara anak yang tinggal di kota dengan yang tinggal di pedalaman Indonesia.

“Di kawasan ini saja ada ratusan anak yang berkeinginan membaca namun tak mampu mendapatkan buku ,ini kan ironis. Padahal seharusnya anak-anak di perbatasan ini dapat bersaing dengan anak-anak yang tinggal di daerah lain khususnya yang tinggal diperkotaan” ungkapnya.

Diakui oleh Iswanto, buku-buku yang sekarang tersedia di Rumah Baca tersebut masih belum dapat memenuhi kuota minat baca dari anak-anak diwilayah itu. Oleh karena itu dia berharap agar fihak-fihak lain dapat terlibat,  yakni dengan menyumbangkan buku-buku pasca bacanya agar bisa menjadi sarana ilmu buat anak-anak yang sangat mebutuhkan di tempat itu. Melalui Rumah Baca Rimba Tapal Batas tersebut, dia juga ingin berpesan kepada para pemerhati sosial di Indonesia, bahwasanya dibelahan atau di daerah pedalaman lain di Indonesia masih banyak anak-anak yang membutuhkan sentuhan khusus, untuk
dapat setara dengan anak-anak lainya.

“Setidaknya kami ingin memberikan inspirasi kepada anak-anak usia dini disini agar jangan berputus asa, walau tempat tinggal mereka jauh di pedalaman, mereka harus punya semangat belajar untuk menjadi generasi yang handal di masa datang. Kami juga mengajak kawan-kawan lain di Indonesia agar lebih peka terhadap keberadaan serta kondisi anak-anak di pedalaman lainya” pungkasnya.

Rencananya,Rumah Baca Rimba Tapal Batas juga akan mereka dirikan di seluruh pelosok-pelosok pedalaman Provinsi Kalimantan Utara khususnya di daerah-daerah yang menjadi wilayah perbatasan dengan Negeri Sabah-Serawak Malaysia.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR