Remaja Cisarua Gelar “Sidang Parlemen” di Wisma DPR

BOGOR – Sebanyak 300 siswa dari 6 sekolah di Kabupaten Bogor yakni  SMK Humanika 2, SMKN 1 Cisarua, SMAN 1 Cisarua, SMK Diva, SMP Islam Al Barokah dan SMP Humanika menggelar simulasi parlemen remaja, Minggu (16/10/2016). Bertempat di Ruang Sidang II, Wisma DPR RI, Kopo, Cisarua, debat terbuka ikut mewarnai jalannya sidang ‘dewan anak sekolah’ dengan tema ”Cerita Remaja Indonesia Generasi Berencana Menuju Masa Depan Gemilang”.

Suasana sidang simulasi parleman remaja berlangsung menarik. Ratusan pelajar yang hadir seolah sedang mengikuti jalannya persidangan.  Beberapa siswa dengan percaya diri saling mengemukan pendapat dan gagasan. Anggota Komisi IX DPR RI, Indra P Simatupang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai pimpinan sidang, didampingi anggota DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunardi Wibawa dan Slamet serta perwakilan Muspika Cisarua, Kabupaten Bogor.    

Kepada indeksberita.com, Indra Simatupang mengatakan, kegiatan simulasi parlemen remaja ini digelar bekerjasama dengan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuannya, agar remaja yang masih duduk di bangku sekolah menghindari perilaku seks bebas, pernikahan dini hingga bebas narkoba.

“Masa depan bangsa Indonesia kelak akan ditentukan pada  pundak generasi muda. Untuk itu membangun karakter anak muda sejak di sekolah menjadi penting. Terutama untuk menciptakan generasi muda yang  sehat, cerdas ceria,” kata politisi PDI Perjuangan.

Sementara, Egi wibawa ditemui di sela kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan mengarahkan anak muda untuk gandrung pada kegiatan organisasi kemasyarakatan sosial dan ekonomi.

“Jika parlemen kelak terisi oleh generasi yang sudah teruji, masa depan bangsa ini akan gilang gemilang. Selain itu, bekerjaama dngan BKKBN kita ingin menyampaikan pesan perlunya mengedepankan sikap moral positip yang mengindari perilaku negatif. Misalnya, pergaulan bebas, menjauhi narkoba hinga hindari pernikahan dini. Sebab, nasib bangsa kedepan ada di tangan kaum muda,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhamad Fajar Taufik salah seorang peserta Simulasi Parlemen Remaja, dari SMAN 1 Cisarua mengungkapkan, kegiatan ini merupakan pengalaman berharga yang kelak akan menjadi bekal.

“Kami baru tahu, bagaimana cara berorganisasi dan mengikuti sidang sidang andai nanti menjadi wakil rakyat. Terutama, pemahaman tentang pentingnya parlemen bagi kehidupan bangsa dan negara,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Siti Amalia Fadilah, siswi SMK Humanika.

 

”Ada pengalaman dan pengetahuan baru yang sangat menarik bagaimana tanngung jawab yang sangat berat seorang wakil rakyat. Terhadap bangsa dan negara,” pungkasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR