Ribuan Alumni UI Deklarasi Dukung Jokowi – Ma’ruf Amin

Peserta Alumni UI Deklarasi Dukung Jokowi tampak menyambut antusias kedatangan Jokowi (istimewa)

Ribuan masa dari Alumni Universitas Indonesia memadati kawasan Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019) untuk mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Capres-Cawapres 2019 nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Alumni UI deklarasi dukung Jokowi – Ma’ruf Amin dengan mengenakan kaos berwarna kuning yang bertertuliskan ‘We Are Alumni for Jokowi’.

Deklarasi sendiri dimulai pukul pukul 15:00 sampai 18:00 WIB. Sejak pukul 14:30, masa tampak kompak menyanyikan lagu-lagu nasional dengan panduan musisi kawakan Adie MS.

Calon Presiden Joko Widodo nampak hadir bertemu masa pendukungnya dikawasan tersebut sekitar pukul 16:00 WIB. Dengan mengendarai sepeda dan helm berwarna putih lalu Presiden menaiki panggung. Sepeda itu didesain oleh alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Singgih Susilo,

Jokowi kemudian lansung menyapa masa yang sejak siang antusias menunggu kedatanganya. Dihadapan ribuan pendukungnya tersebut, Jokowi menyerukan optimisme dalam membangun bangsa dengan semangat cinta tanah air. Jokowi mengatakan, sebagai bangsa yang kuat, tidak boleh takut terhadap tantangan-tantangan yang ada.

“Jangan sampai ada pesimisme. Jangan sampai ada pihak yang mengatakan bahwa Indonesia akan bubar dan punah,” seru Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan masa yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga membantah anggapan pihak-pihak yang mengatakan dirinya sebagai antek asing. Jokowi meminta kepada mereka yang melemparkan tudingan tersebut untuk melihat fakta yang ada dan ia meminta jangan hanya melempar pernyataan asumtif belaka.

“Presiden Jokowi diisukan antek asing, antek asing, antek asing. Saya ingin menyampaikan, yang namanya Blok Mahakam 100 persen dikelola Pertamina yang sebelunya dikelola Jepang dan Prancis,” tandasnya.

Lebih lanjut Jokowi mengajak orang-orang yang menudingnya sebagai antek asing untuk obyektif dalam pandangan. Sebagai contoh Jokowi mengungkapkan, lainnya yang beberapa aset milik bangsa yang telah kembali dalam penguasan nasional seperti saham Freeport.

“Dipikir merebut 51 persen saham Freeport selama 4 tahun itu mudah? Sangat sulit sekali, sangat sulit sekali. Tapi saya tahu, negara sebesar Indonesia ini tantangannya juga besar, tantangannya banyak. Tapi, kita tidak boleh lemah, tidak boleh takut terhadap tantangan-tantangan dan rintangan,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat yang masuk ke dalam Kabinet Kerja turut hadir seperti Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Puan Maharani (Menteri Koordinatar Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) dan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet).

Di samping itu, tampak pula di acara itu Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir dan Staf Khusus Presiden yang juga merupakan calon legislatif PDI-Perjuangan Johan Budi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR