Ribuan Pendukung Dadang-Sugeng Gelar Cucurak Akbar di Lapangan Semeru Bogor

Nasi liwet sepanjang 90 meter tampak dalam cucurak akbar di lapangan Semeru Bogor, Sabtu (12/5/2018). Acara diselenggarakan oleh Paslon walikota dan wakilnya Dadang Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso (Eko Octa)

Pasangan Calon (paslon) Wali dan Wakil Wali Kota (Cawalkot) Dadang Iskandar dan Sugeng Teguh Santoso hari ini gelar kampanye akbar dengan tema “Cucurak Bersama Rakyat”. Sepanjang 90 meter nasi liwet nampak terhidangkan melengkapi gelar cucurak akbar di lapangan Semeru Bogor, Sabtu (12/5/2018).

Acara ngeliwet.bersama sesuai dengan motto Paslon Dadang-Sugeng.:Bogor Bersama.Nasi liwet tersebut disimbolkan sebagai kebersamaan antar semua pendukung Cawalkot no 4 itu.

“Sesuai dengan motto kita Bogor bersama, jadi apapun itu kita akan selalu bersama dengan rakyat, karena kita hadir untuk rakyat, seperti hal-nya ngeliwet ini, kita makan bersama di daun yang sama dan bersama-sama,” kata Dadang, di Jalan Semeru, Kota Bogor.

Senada dikatakan Wakil Dadang Danubarata, Sugeng Teguh Santoso. Menurut pria berpeci hitam itu, ngeliwet adalah simbol kebersamaan gotong royong, mulai dari belanja, masak dan makannya pun bersama.

“Ini pula yang akan kita terapkan nanti di masa kepemimpinan, yaitu selalu mengedepankan kebersamaan bersama-sama, karena kedua partai pengusung kami selalu mengedepankan gotong royong,” tegas pria berprofesi Advokat itu.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan paslon DID-STS, Rusmiati Ningsih mengatakan, gelaran ngaliwet akbar ini selain bertujuan mengedukasi warga untuk selalu bergotong royong, itupun dilakukan semata-mata untuk menggapai kemenangan haruslah di tunjukan dengan kerja keras yang oftimal.

Kebersamaan Paslon Walikota Bogor ngeliwet bersama timnya
Kebersamaan Paslon Walikota Bogor ngeliwet bersama timnya

“Sekuat-kuatnya kita gotong royong dan sekeras-kerasnya kita kerja itu untuk menggapai kemenangan pemimpin dalam kebersamaan,” tukasnya.

Semantara, pada kesempatan itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Propinsi Jawa Barat, Abdi Yuhana terlihat ikut makan bersama ribuan warga ditengah teriknya panas matahari. Bagi Abdi, makan bersama dengan ribuan kader banteng Kota Bogor, merupakan sebuah kenangan yang indah.

“Makan ngeliwet bersama ini menandakan, kita solid untuk memenangkan DID-STS pada pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang. Kader banteng harus terus bekerja dalam sistim gotong royong. Kita besar karena bersatu,”kata Abdi kepada wartawan.

Orang nomor dua di struktural PDI Perjuangan Jawa Barat ini menegaskan, dengan komposisi PDI Perjuangan Kota Bogor 8.kursi dan mitra koalisinya PKB 2.kursi, maka DID-STS hanya membutuhkan suara tambahan 50 ribu untuk menuju kemenangan.

“Apakah saudara-saudara semua siap menambah lagi suara yang masih dibutuhkan?,” kata Abdi disambut pekik siap oleh ribuan massa.

Ketua tim pemenangan DID-STS, Rusmiati.Ningsih menegaskan, kader.banteng tidak pernah gentar dengan.lawan. Bagi politisi banteng moncong putih ini, kader banteng lahir sebagai pejuang dan bukan sebagai pengecut. (ok)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR