Ribuan Peserta Ikuti SBMPTN Panlok 33 Bogor

Sebanyak 42.306 peserta dari berbagai daerah mengikuti ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2017 di Panitia Lokal (Panlok) 33 Bogor, Selasa (16/5/2017). Jumlah tersebut terdiri dari terdiri dari 21.080 peserta ujian kelompok Saintek, 18.041 peserta kelompok ujian Sosial Humaniora dan 4.085 peserta kelompok ujian campuran. Demikian disampaikan Humas SBMPTN Panlok 33 Bogor, Fadjar Satrija.

“Kapasitas peserta Computer Based Test (CBT) di Panlok Bogor tahun ini naik.  Ada 640 kursi dengan perincian 600 orang di Subpanlok Bogor dan 40 orang di Subpanlok Karawang. Peserta Ujian CBT di Kota Bogor akan dilaksanakan di Kampus IPB Dramaga, Kampus IPB Gunung Gede (Sekolah Bisnis IPB), dan Kampus IPB Cilibende (Program Diploma IPB),” tukas Fadjar Satrija kepada indeksberita.com, di Media Center Kampus IPB Darmaga.

Disampaikannya, pendaftaran sudah dimulai sejak 11 April dan akan berakhir 5 Mei 2017, sementara ujian dilaksanakan pada hari ini. Jumlah peserta ujian SBMPTN Panlok 33 Bogor (PBT dan CBT) sampai dengan 24 April 2017 sebanyak 7.859 orang. Bidang saintek ada 3.457 orang, bidang Soshum 3.396 orang dan bidang campuran 1006 orang. Tahun 2016 lalu jumlah peserta SBMPTN sebanyak 37.603 peserta.

“Kami perkirakan jumlah pendaftar tahun ini meningkat karena adanya pengurangan kuota pendaftar SNMPTN berdasarkan akreditasi sekolah. Tahun lalu sekolah dengan akreditasi A mendapatkan kuota 75% sedangkan tahun ini kuotanya turun menjadi 50%,” terangnya.

Masih menurutnya, diantara kelima tempat penyelenggara ujian Panlok 33 Bogor jumlah peserta terbanyak berada di Sub Panlok Bogor yaitu 14.216 peserta yang terdiri dari 13.636 PBT dan 580 CBT.

Sementara di tempat lainnya yaitu di Bekasi terdapat 13.958 peserta, Cirebon 7.314 peserta, Karawang 4.106 peserta terdiri dari 4066 PBT dan 40 CBT dan Cianjur 3.612 peserta SBMPTN 2017.

“Dibandingkan dengan jumlah peserta ujian SBMPTN tahun 2016 sebanyak 37.603 orang maka tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta sebanyak 14,9 persen,” lanjutnya.

Diantara para peserta terdapat enam orang penyandang difable tuna rungu masing-masing tiga orang di Bogor dan Bekasi. Panitia telah menyediakan pendamping khusus untuk peserta difable.

Panitia mengimbau peserta untuk meninjau ruang ujian sehari sebelum pelaksanaan. Hal itu bertujuan agar peserta tidak kesulitan mencari ruangan saat pelaksaannya pada Selasa 16 Mei 2017 besok.

“Kami juga himbau datang pagi hari supaya tidak terjebak kemacetan. Terutama Kampus IPB Dramaga karena ada registrasi ulang calon mahasiswa IPB jalur SNMPTN,” tuntasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR