Risma Bagikan Hadiah untuk Warga Bekas Lokalisasi Dolly

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ngabuburit dan buka bersama warga di bekas lokalisasi Dolly di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Ia membagi-bagikan hadiah kepada warga yang mengikuti lomba.

Bersama Kepala Kejaksaan Negeri surabaya Didik Farkhan, Tri Rismaharini membagikan 50 hadiah kepada warga peserta pemenang lomba cerita pendek bertema, “cepern goes to kampung, “ yang diadakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Ia mengaku, diadakannya acara buka bersama sebagai bentuk pendekatan, sekaligus memberi semangat bagi warga bekas lokalisasi yang cukup dikenal se-Asia Tenggara itu.

“Maju terus, Allah tidak akan meninggalkan anak-anaknya,” kata Risma, panggilan Tri Rismaharini, Jumat, (16/6/2017).

Ia melihat, kehidupan warga di sekitar bekas lokalisasi Dolly ini sudah berubah. Kehidupan warga lebih sehat dan lingkungan sekitar ikut sehat khususnya bagi anak-anak.

“Saya hanya berharap di lingkungan ini (bekas lokalisasi), lahir anak bangsa yang dapat menorehkan prestasi akademis maupun non akademis bagi Indonesia khususnya Surabaya,” ucap Risma.

Sebagai walikota, Risma juga akan mengupayakan terus supaya Pemerintahan Kota Surabaya menekankan anak-anak di bekas  lokalisasi Dolly ini untuk masuk pendidikan formal. Selain itu, ia juga mengajak komunitas yang ada untuk membenahi fisik kampung Dolly.

“Sekarang Dolly sudah jadi pusat literasi dan wisata. Ini kerja teman-teman komunitas,” tandas Risma.

Sebagaimana diketahui, telah terjadi penutupan lokalisasi Dolly pada 22 Juni 2014 silam. Pemerintah Kota Surabya menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 1999 tentang Larangan Menggunakan Bangunan/Tempat untuk Perbuatan Asusila serta Pemikatan untuk Melakukan Perbuatan Asusila.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR