Satgas Pamtas Yonif Rider 623 Sukses Gagalkan Penyelundupan Sabu 7 Kg

Ditengah pandemi Covid-19 yang masih meresahkan masyarakat rupanya tidak menyurutkan niat untuk menyelundupkan barang-barang terlarang terutama narkoba masuk ke wilayah Indonesia. Salh satu jalur penyelundupan narkoba tersebut adalah melalui perbatasan.

Hal tersebut terungkap saat Anggota Pos Aji Kuning Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 623/Bakti Wira Utama berhasil mengamankan 1 orang berinisial B yang membawa sabu-sabu seberat 7,1 Kilogram pada Selasa 21 Juli 2020. Atas tindakan anggota Satgas Pamtas tersebut, Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar memberikan apresiasinya.

“Apresiasi kepada para prajurit anggita Satgas Pamtas Yonif Rider 623/BWU yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan 1 jenis sabu. Mereka adalah para patriot yang telah terbukti mengabdikan diri kepada NKRI,” tutur Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar dalam konferensi pers pada hari Senin (27/7).

Menurut Anwar, bisa para prajurit tersebut melpaskan pelaku dengan imbalan uang. Namun karena jiwa patriotisme yang begitu kuat, mereka lebih memilih untuk bersikap profesioal sebagai seorang prajurit.

“Ini sangat luar biasa. Dalam keadaan yang memungkinkan, mereka tak sedikit pun tergiur dan lebih bertidakj secara prosefesional sebagai seorang prajurit,” imbuh Anwar

Lebih lanjut Anwar memaparkan kronologi dari terungkapnya penyelundupan sabu yang dilakukan oleh mantan dosen asal Sulawesi Barat tersebut. Secara rinci, Kapolres Nunukan menjelaskan sebagai berikut :

Pada Pukul 06:00 WITA, 4 personil Satgas Pamtas Yonif Rider 623 BWU yang dipimpin Praka M Nanang Baihaqi Ridwan melakukan patroli rutin berupa pemeriksaan di depan Pos Dalduk Jl. Aji Kuning , Sebatik Tengah, Kab. Nunukan, Kaliamantan Utara

Selanjutnya pukul 10: 30 seorang lelaki melintas depan Pos Dalduk. Setelah diadakan pemeriksaan, ditemukan 7 kantong plastik transparan yang diduga berisi Narkotika Gol. 1 jenis Sabu. Dari pemeriksaan Anggota Satgas Pamtas itulah diketahui identitas pelaku lebih jauh

“Selanjutnya pada pukul 15: 20 Pelaku diserahkan kepada Satreskoba Polres Nunukan untuk proses hukum lebih lanjut,” paparnya.

Dari keterangan Kapolres Nunukan diperoleh informasi, Pelaku merupakan kurir narkotika jaringan internasional. Pelaku mendapatkan Sabu dari seseorang bernama Kilang yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Oleh Pelaku, Shabu tersebut rencananya akan dibawa ke Sidrap (Sulawesi Selatan ) melalui jalur laut. Rencananya, setelah sampai di Sidrap, Shabu tersebut akan diserahkan oleh Basri kepada seseorang atas petunjuk dari Kilang,” jelas Anwar

Pelaku diketahui sudah 3 kali membawakan sabu dari Kilang dengan bayaran Rp. 40. 000.000 dalam setiap kilogram nya. Saat ini Pelaku tengah dalam penyidikan berdasarkan LP/152/VII/2020/KALTARA/ RES, NNK Tanggal 22 Juli 2020.

“Pelaku dijerat Pasal 114 ayat (4) Subsider pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman Mati,” pungkas Anwar

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR