Selain Kenaikan Anggaran TNI, Jokowi Menambah 300 Posisi Untuk Pati

Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI dalam upacara peringatan HUT TNI ke 74 di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019). Foto, instagram Jokowi

Presiden Joko Widodo menegaskan komitmenya dalam mendukung Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dukungan presiden diberikan dalam bentuk memberikan kenaikan anggaran TNI dan adanya 300 posisi baru untuk Pati TNI. Kedua hal penting tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam peringatan HUT TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).

Presiden menjelaskan, dirinya akan mendukung penguatan TNI dari segala sisi, sehingga benar – benar dapat menjadi kebanggaan rakyat sebagaimana slogan Hari Ulang Tahun TNI – 74 hari ini (5/10/209). Sebagai contoh, kenaikan anggaran pertahanan pada tahun 2020 akan ditingkatkan menjadi Rp 131 triliun. Selain kenaikan anggaran, Jokowi juga menyebut tunjangan kinerja TNI ditingkatkan menjadi 80 persen mulai tahun depan.

“Selain itu, Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurut TNI hingga 30 tahun,” tutur Presiden

Penguatan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi alasan utama Jokowi menaikkan anggaran organisasi angkatan bersenjata Indonesia.  Sedangkan satu hal lagi sebagai bentuk dukungan, Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah telah menambahkan 60 jabatan Perwira Tinggi (Pati) baru untuk mengoptimalkan peran prajurit TNI. Selain menambahkan puluhan Pati, Presiden juga menuturkan bahwa ratusan jabatan baru telah disiapkan untuk Perwira berpangkat Kolonel dan Pati.

“Ini sebagaimana rancangan Peraturan Presiden tentang organisasi TNI yang akan menambah lebih dari 450 posisi baru untuk perwira berpangkat kolonel dan 300 lebih posisi baru untuk perwira tinggi TNI,” paparnya.

Menurut Jokowi, rencana strategis Kekuatan Pokok Minimum tahap III periode 2019-2024 harus segera tercapai dan dituntaskan. Di dalam era yang penuh dengan kemajuan teknologi, Jokowi menandaskan bahwa alutsista yang digunakan TNI harus semakin maju.

“Selain itu, sumber daya manusia TNI juga harus semakin tangguh, semakin adaptif dan memegang teguh jiwa Sapta Marga,” tegasnya.

Dalam upacara tersebut, selain para petinggi TNI, sejumlah Menteri Kabinet Kerja juga terlihat hadir antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri BUMN Rini Sumarno.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR