Selamat Jalan Leo Kristi Trubador Indonesia

Sampul Album Leo Kristi, Nyanyian Tanah Merdeka (istimewa)

Indonesia kehilangan seorang musisi pengelana, troubadour legendaris, Leo Kristi. Musisi asal Surabaya itu meninggal dunia, dini hari Minggu (21.5) setelah cukup lama dirawat di Rumah Sakit Emmanuel Bandung, Jawa Barat. Imam Soekarno, nama asli Leo Kristi, meninggal dunia pada usia 67 tahun. Kabarnya pemeran Bung Tomo dalam film Soerabaia 45 ini sempat mengalami diare sebelum masuk rumah sakit. Dokter mendiagnosis ginjalnya bermasalah.

Leo Kristi lahir di Surabaya, 9 Agustus 1949. Lelaki yang berpendidikan arsitektur Institut 10 Nopember Surabaya ini justru matang di dunia musik sebagai komponis, penulis lirik sekaligus penyanyi.

Pada era awal 1980an, Indonesia setidaknya memiliki empat musisi pengelana atau balada, yang karya keIndonesiaannya sangat tinggi yaitu: Leo Kristi, Gombloh, Franky Sahilatua, dan Iwan Fals. Ketiga musisi Leo, Gombloh dan Franky sama-sama berasal dari Surabaya dan telah tiada. Ketiganya meninggalkan lagu-lagu yang abadi. Gombloh dengan lagu “Kebyar-kebyar”, Franky dengan “Perahu Retak” dan Leo misalnya dengan “Salam dari Desa”. Ketiga legenda musisi Arek Suroboyo ini memang pernah dalam satu kelompok yaitu Lemon Trees.

Lagu-lagu Leo Kristi mewakili suara rakyat. Ia memiliki banyak album mulai dari Nyanyan Fajar (1975), Naynian Malam (1976), Nyanyian Tanag Merdeka (1977), Nyanyian Cinta (1978), Nyanyian Tambur Jalan (1980), Lintasan Hijau Hitam (1984), Catur Paramita (1993), Tembang Lestari (1995), Warh, Fresh and Healty (2010) dan Hitam Putih Orche (2015). Yang sangat khas dari Leo Kristi adalah penampilah dengan jubah hitam di atas panggung dan hampir tak pernah absen dalam pementasan memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Komunitas penggemar lagu-lagu Leo Kristi Lkers aktif dalam milist diprakarsai Amir Husin Daulay (almarhum). Mereka membangun persahabatan melalui keanekaragaman profesi, Simpul pengikat hubungan mereka sangat sederhana: lagu-lagu Leo Kristi yang digemari secara fanatik. Para anggota milis rata-rata menyimpan koleksi album Leo Kristi sejak rekaman pertama. Tentu saja dapat diperkirakan usia mereka.

Selama Jalan Leo Kristi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR