Hanya Selang 24 Jam, Korban Longsor di Pamijahan Terima Ganti Rugi

Anggota DPR dan dirjen saat berdialog dengan warga korban terdampak longsor di Desa Ibunian, Pamijagan, Kabupaten Bogor.

Sehari sebelumnya, Sabtu (10/6/2017), 11 rumah dan 4 kediaman warga rusak berat diterjang longsor di RT 03/02, Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dan esoknya, para korban longsor di Pamijahan pada hari Minggu (11/6/2017), menerima ganti rugi dari pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Microhydro (PLTM) PT. Jaya Dinamika Grup (JDG).

Kepastian pemberian kompensasi kepada korban bencana Pamijahan tersebut, dituangkan dalam kesepakatan yang ditandatangani Direktur PT JDG Siti Rahayu dengan para saksi yang saat itu hadir. Para saksi tersebut adalah: Dirjen Ketenagakerjaan Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) Andi M Soemantri, Dirjen KESDM Rida Mulyana, Direktur Regional PLN Nasri, Dirjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) M Karliansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Panji Ksatriyadji serta anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor, Adian Napitupulu.

“Dalam kesepakatan yang dibuat, PT JDG bersedia memberikan ganti rugi merata untuk bangunan permanen dan semi permanen senilai Rp3 juta per meter yang luas bangunannya disesuaikan dengan luas bangunan asal,” tukas warga Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan, Ali Taufan Vinaya kepada indeksberita.com.Warga perlihatkan kesepakatan ganti rugiWarga perlihatkan kesepakatan ganti rugi

Sementara, sambungnya, untuk membangun rumah baru, PT JDG bersedia memberikan uang untuk 11 rumah korban terdampak longsor sebagai biaya beli tanah seluas 100 meter persegi. Dari butir kesepakatan tersebut, sambung pria yang juga aktivis mahasiswa 98, tertera keterangan pembayaran akan dilakukan pada Juni ini.

“Harganya Rp 500 ribu permeter. Jadi tiap rumah dapat Rp50 juta. Sedangkan untuk ganti rugi perabotan dan barang-barang yang rusak PT JDG memberi ganti rugi per kepala keluarga Rp4 juta, dari 11 rumah diketahui ditinggali oleh 12 KK,” imbuhnya menyampaikan hasil kesepakatan.

Pada kesempatan itu, Ani, warga setempat yang tempat tinggalnya terdampak longsor menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

“Kami menyampaikan teriamkasih, setelah sehari sebelumnya terkena musibah longsor, apalagi ujian ini bersamaan dengan ibadah puasa di bulan Ramadan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rombongan Anggota Komisi VIII DPR RI Adian Napitupulu serta   KESDM dan KLHK tiba di lokasi bencana sekitar 7.00 WIB pagi. Setelah sebelumnya berkeliling meninjau beberapa tempat bencana, dilanjutkan dialog dengan warga korban bencana longsor yang berujung dibuatnya kesepakatan ganti rugi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR