Diculik, Anak Perempuan Ini Dijadikan Pengemis 

Hilang selama dua hari, seorang anak perempuan berusia enam tahun diduga korban penculikan anak. Anak perempuan tersebut dibawa oleh pria tak dikenal sejak tanggal 23 Desember 2013, akhirnya dapat kembali bertemu keluarga. Anak itu ditemukan sedang meminta-minta di sekitaran toko Pusat Grosir Cililitan oleh Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Benny Martha mengatakan pada Minggu (25/12), sebelumnya anak perempuan itu tidak bisa diajak berkomunikasi. Sehingga tidak diketahui di mana keberadaan orang tuanya.

“Ternyata kami dapat info di group whatssapp petugas P3S ada anak hilang. Ciri-cirinya sama persis. Maka saat di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 kami pertemukan dahulu dengan orang tuanya,” tandas Benny.

Menurut keterangan bapaknya, anak itu dibawa pergi oleh pria yang tidak dikenal. Selama dua hari anak itu dibawa pergi. Ia hilang saat berada di rumah saat pagi dini hari ketika orang tuanya sedang salat shubuh.

“Ketika ditemukan petugas P3S, kondisinya menyedihkan. Pakaiannya kotor, compang-camping dan badannya kotor,” ujar Benny.

Petugas juga memberinya makan dan minum karena ia terlihat haus dan lapar. Pihaknya tidak mengetahui sudah berapa lama ia tidak makan dan minum.

“Saat orang tuanya menjemput anak itu di panti, mereka terharu karena gembira bisa bertemu lagi dengan anaknya. Kami sebagai petugas pun ikut senang,” imbuh Benny.

Anak itu akan pulang ke rumahnya di Jalan Kali Baru Timur, Gang 3 No 25 RT/RW 2/6 Kelurahan Bungur, Jakarta Pusat. Pihaknya pun berpesan supaya orang tua hati-hati dan menjaga anaknya agar jangan sampai dibawa orang tak dikenal atau pergi sendiri tanpa pengawasan.

“Karena sudah banyak kasus penculikan anak, dimana anak tersebut dibawa, untuk dijadikan pengemis, diambil organ tubuhnya dan diekploitasi,” ungkap Benny.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR