Sohibul Imam Tegaskan, Dukungan PKS Terhadap Prabowo Dengan Syarat Jatah Cawapres

Foto: Presiden PKS Sohibul Imam. Beberapa hari lalu ia menegaskan syarat dukungan PKS terhadap Prabowo Subianto sebagai Capres. (Dokumen)

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan siap berkoalisi dengan Gerindra dan siap mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019 mendatang. Namun Presiden PKS Sohibul Imam menegaskan bahwa dukungan PKS terhadap Prabowo dengan syarat calon wakil presiden atau cawapresnya dari PKS.

Ia mengungkapkan, tawarannya ini merupakan pelaksanakan amanat Partai, yaitu meloloskan satu dari sembilan nama kader yang telah direkomendasikan PKS sebagai bakal capres/cawapres.

“Kami siap berkoalisi dengan Pak Prabowo, asal cawapresnya ambil dari yang seembilan ini (calon PKS), ya kan wajar,” papar Sohibul di Jakarta, Minggu (15/4/2014).

Bagaimana jika Partai Gerindra tidak menyanggupi syarat yang di tetapkan Partainya, Sohibul menegaskan bahwa ia tidak mau berandai-andai.  “Saya enggak mau berandai-andai,” ujarnya

Ia menegaskan, bahwa tawaran yang ia ajukan dalam rangka menjalankan amanat partainya. Ia mengingatkan pula, koalisi antara PKS dengan Partai Gerindra sudah terjalin lama sejak pilpres periode lalu dan dilanjutkan dalam piljada di berbagai daerah.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menilai, sangat wajar apabila PKS akan mempertahankan sikap meminta jatah cawapres tersebut. Muzani menilai, PKS pasti punya kader yang disimpan dan diandalkan dalam kontestasi seperti pemilihan presiden. Menurutnya, hal itu juga terjadi di partai-partai yang lain.

“Sesuatu yang wajar, karena partai politik memiliki kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas dan kemampuan memimpin bangsa dan negara semuanya,” kata Muzani di Manado, Sulawesi, Jumat (13/4/2018) malam.

Adapun sembilan nama kader yang direkomendasikan PKS sebagai Capres/Cawapres adalah : Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Kemudian, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al’Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR