Solidaritas Artis Untuk Korban Gempa Sulteng, Doa Bersama dan Penggalangan Dana

Poster Promo Doa Bersama dan Galang Dana untuk Sulteng dari para artis yang tergabung di Solidaritas Indonesia untuk Sulteng. Ini merupakan bentuk solidaritas artis untuk korban gempa Sulteng.

Adanya gempa dan tsunami yang melanda di 4 daerah di Sulawesi Tengah (Donggala, Sigi, Parimo, Palu), mendorong solidaritas banyak pihak, salah satunya adalah solidaritas artis untuk korban gempa Sulteng. Dimotori oleh Slank mereka membentuk Solidaritas Indonesia Untuk Sulteng.

Solidaritas ini sendiri ditunjukan dalam bentuk mengadakan kegiatan Doa Bersama dan Penggalangan Dana bagi korban gempa. Inisiator acara, Setiabudi AC Nurdin dalam bincang-bincang dengan indeksberita.com menjelaskan bahwa kegiatan itu dibagi dalam 2 tahap.

Tahap pertama kegiatan Doa Bersama dan Konprensi Pers, yang akan diadakan pada Hari Minggu 7 Oktober 2018 di Markas Slank, Jalan Potlot III No.14, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Menurutnya kegiatan dimulai dari jam 14.30 – 17.30 WIB.

“Sedang kegiatan kedua berupa konser musik yang kami namakan Konser Solidaritas Indonesia untuk Sulteng, yang rencananya diselenggarakan pada hari Rabu, 10 Oktober 2018 – Pukul 15.00 – 22.00 WIB. Mengenai tempatnya masih belum bisa kami katakan sekarang, tapi sudah akan kami umumkan di konpers tanggal 7 Oktober nanti,” papar Budi.

Budi menabahkan, Misi utama dari penggalangan dana untuk disalurkan kepada keluarga korban. Ia menargetkan, untuk dapat memberikan bantuan uang cash dengan konsep satu korban satu jura rupiah.

“Maka jika ada 1000 korban jiwa, target kami bisa mengumpulkan dana satu milyar, untuk diberikan kepada keluarga atau ahli waris korban,” ujar Budi lagi.

Di akhir perbincangan, ia berharap agar teman-teman musisi, artis film, para komika, bisa turut berpartisipasi dalam acara tersebut diatas, dalam bentuk apa saja.

“Teman-teman seniman atau artis bisa menyumbang dalam bentuk apapun. Baik ikut memeriahkan pertunjukan, lelang merchandise, lelang instrument musik dan lelang kostum, dan lainnya,” pungkas Budi.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR