Solidaritas PSI di Kota Bogor untuk Pemudik

Bendahara Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSi), Suci Mayang Sari, Sabtu (10/6) menggalang aksi solidaritas PSI di Kota Bogor. (Dokumen)

Ada beragam bentuk solidaritas dari warga kepada para pemudik yang ingin merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Salah satunya menyediakan makanan untuk berbuka maupun untuk bekal dijalan bagi para pemudik, seperti yang dilakukan oleh sekelompok anak muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dimana PSI di Kota Bogor pada hari Sabtu (9/6/2018)

Mereka membagi-bagikan makanan kepada pengendara yang lewat di Lampu Merah Jambu Dua, kota Bogor, pada saat puncak arus mudik. Bendahara Umum PSI, Suci Mayang Sari, yang juga terlibat di acara tersebut, mengatakan bahwa aksi bagi-bagi makanan berbuka dilakukan untuk memperkuat semangat solidaritas yang belakangan semakin menipis.

IMG-20180609-WA0423

Mayang yang juga merupakan calon Legislatif PSI untuk Daerah Pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, berharap agar aksi yang mereka lakukan dapat menggugah semangat solidaritas masyarakat, khususnya yang tinggal di Bogor. “Di tengah sikap masyarakat yang semakin tidak peduli, aksi kecil semacam ini semoga akan menggugah semangat solidaritas masyarakat”, kata Mayang.

Kota Bogor, menurut Mayang, adalah kota satelit ibukota yang penting dan dihuni masyarakat dengan beragam latar etnis dan budaya. Untuk mempererat persaudaraan, harus dimulai dengan cara sederhana dan diharapkan aksi solidaritas ini akan mendorong masyarakat untuk saling membantu.

IMG-20180609-WA0424

Aksi bagi-bagi takjil ini diikuti oleh jajaran pengurus DPD Bogor seperti, Yetti Susanti, Eva Murni, Ari, Tia, dan Lamhot. Tak ketinggalan para bacaleg PSI juga ikut serta, seperti, Rudi gunawan, dan Marco el Japa.

Ketua DPD PSI Kota Bogor Yetti Susanti, berharap agar aksi-aksi solidaritas serupa akan bermunculan di Kota Bogor, dalam berbagai bentuk dan rupa. “Ini wujud persatuan kita sebagai bagian dari Indonesia,” tukas Yeti.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR