Surya Paloh Persilahkan Jika Gatot Nurmantyo Akan Bergabung ke Partai NasDem

Panglima TNI,Jenderal Gatot Nurmantyo saat menyampaikan Mater Kebangsaan dalam Rakernas Partai NasDem - IV di Jiexpo , Kemayoran,Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2017). Foto , Eddy Santy

Menanggapi rumor yang berkembang bahwa Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan bergabung ke Partai NasDem usai purna tugas sebagai anggota TNI nanti, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan bahwa partainya terbuka bagi siapapun termasuk untuk Gatot.

Surya Paloh menuturkan hal tersebut saat ia menghadiri temu kader Partai NasDem se-Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (31/3/2018). Pria yang akrab dipanggil Bang Surya itu mengatakan bahwa partainya selalu terbuka untuk semua anak bangsa yang punya visi dan misi membangun Indonesia.

“Terserah pak Gatot saja. Jangankan pak Gatot, siapa saja warga Indonesia yang datang dengan niat baik kami terbuka,” ujarnya.

Namun, Surya mengaku belum berfikir mengajak secara khusus Gatot bergabung ke NasDem dalam waktu dekat. “Belum juga (belum akan mengajak masuk partai,” ungkap Bang Surya.

Rumor mengenai akan bergabungnya Gatot ke NasDem semakin santer saat Jenderal bintang empat tersebut mendekati pensiun awal bulan April 2018 mendatang. Namun hingga saat ini Gatot tetap bersikukuh enggan membeberkan kemana arah politiknya usai dirinya pensiun nanti.

Tidak sedikit pihak memang memprediksikan bahwa Gatot akan bergabung ke NasDem. Hal tersebut dilihat dari ucapan Gatot memberikan kuliah kebangsaan pada Rakornas Partai NasDem, di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat bulan Oktober 2017 silam. Kala itu Gatot dengan terus terang mengatakan bahwa visi Partai NasDem selaras dengan visinya.

“Tujuan parpol ini (NasDem) sama dengan tujuan saya. Mewujudkan Indonesia menjadi bangsa pemenang dalam kompetisi global,” ujar Gatot kala itu.

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo mengakui menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun, dia membantah pertemuan membicarakan soal Pilpres 2019. Dia mengaku menemui Prabowo untuk pamitan karena dirinya bakal memasuki masa pensiun. Meski demikian, mantan Kasad TNI ini mengakui dalam pertemuan itu ditawari masuk Gerindra oleh Prabowo.

Nama Gatot Nurmantyo belakangan memang sering menjadi pembicaraan. Bahkan beberapa lembaga survey juga menempatkan Prajurit asal kota Tegal itu termasuk salah satu sosok yang diinginkan responden baik mendampingi Jokowi sebagai Cawapres hingga Capres alternatif.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR