Target PLN di Jawa Timur, Seluruh Desa Teraliri Listrik

Photo ilustrasi Jaringan listrik PLN di Jawa Timur

Sebagaimana diketahui, 8.506 desa tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, sudah teraliri listrik. Namun berbeda dengan di desa-desa tersebut, ada beberapa desa di wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang belum dialiri listrik. Hal tersebut yng harus menjadi perhatian PLN di Jawa Timur.

General Manager PLIN Distribusi Jawa Timur Dwi Kusnanto membenarkan, bahwa ada 25 desa di Kabupaten Sumenep belum berlistrik PLN. Kata Dwi, hal itu disebabkan ada beberapa kendala untuk mengaliri listrik di wilayah kepulauan di kabupaten Sumenep tersebut.

“Seperti kesiapan lahan dan transportasi atau akses, “ kata Dwi di Dyandra Convention Center, Surabaya, Rabu (26/7/2017).

Dwi berada di lokasi tersebut dalam rangka acara Multi Stakeholder Forum PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, yang bertema “Peran stakeholder dalam mendukung peningkatan rasio elektrifikasi di Jawa Timur”.

Ia menyampaikan, pulau-pulau Madura yang belum teraliri listrik, sekarang sedang dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

“ITS sudah bekerja, dalam waktu dekat listrik di kawasan Sumenep akan terelisasi, “ tandas Dwi.

Selain soal rasio elektrifikasi yang audah diraih PLN di Jawa Timur, Ia juga menjelaskan kegiatan forum yang juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. Menurut Dwi, dengan digelarnya forum tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan keselarasan berkaitan pemahaman tentang berbagai isu-isu kelistrikan terkini.

“Sehingga pemangku kepentingan (stakeholder) dapat mengetahui dan memahami persoalan-persoalan dalam penyediaan listrik kepada masyarakat luas, secara lebih proporsional dan akurat, “ jelas Dwi.

Dalam penjelasannya itu, ia juga menyampaikan bahwa rasio elektrifikasi yang bisa dicapai PLN di Jawa Timur sebesar 90, 2 persen. Dan terbaru, di desa di Kabupaten Bondowoso. Sejak pertengahan bulan Ramadlan (antara Mei – Juni 2017), ada dua desa Desa, yaitu Jiret Mas dan Desa Penang, Kecamatan Cermee, yang sudah diterangi listrik.

“Kita harapkan pada Tahun 2019, seluruh desa 100 persen berlistrik,” ucap Dwi.

Sementara itu di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah berharap, seluruh desa di daratan maupun di kepulauan Jawa Timur teraliri listrik. Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mendukung langkah PLN di Jawa Timur untuk mewujudkan Jawa Timur 100 persen teraliri listrik.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendukung langkah PLN untuk mewujudkan jawa Timur 100 persen teraliri listrik,” kata Saifullah.

Ia juga menyampaikan, bahwa seiring dengan pembangunan di Jawa Timur terus bergerak maju. Maka tekad PLN Distribusi Jawa Timur dan Pemerintah Provinisi Jawa Timur, ingin menerangi seluruh wilayah. Jawa Timur juga merupakan salah satu daerah selain Jabodetabek yang menjadi daerah tujuan investasi.

“Oleh karena itu, semua pihak harus mendukungnya. Karena salah satu syarat investasi adalah ketersediaan pasokan listrik. Mudah-mudahan dengan forum ini, kegiatan dan target PLN di Jawa Timur bisa tergambar jelas,” ujar Saifullah.

Kendala di beberapa daerah di Jawa Timur belum ada aliran listrik. Menurut Saiful, karena masalah di Jawa Timur ini banyak daerah kepulauan.

“Secara geografis tentu berpengaruh dan sulit dijangkau. Sehingga butuh teknologi yang cocok dengan geografisnya,” kata Saiful.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR