Terjaring OTT, KPK Segel Ruang Komisi B DPRD Jawa Timur

Ruang Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur disegel KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel ruang ketua dan sekretaris Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur. KPK Segel Ruang Komisi B DPRD Jawa Timur  selama sekitar 20 menit. Ada tiga staf yang dikabarkan dibawa KPK, Senin (5/6/2017).

Kabar beredar pula Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Moch Basuki, diduga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan lembaga anti rusuah itu.

Informasi beredar, mereka  yang dibawa petugas KPK  adalah staf Komisi B DPRD Jawa Timur, Agung dan Santoso serta salah satu Staf Pimpinan DPRD Jawa Timur Tjujuk Sunaryo.

Anggota Komisi D Achmad Heri mengatakan, kejadian penyegelan ruangan itu sore. “Kejadiannya Sore, saya selepas menerima tamu dari Banten langsung keluar kantor. Mungkin sore tadi kejadiannya wong saat siang belum ada apa-apa,” kata Heri saat dihubungi.

Selanjutnya, Heri mengaku belum mengetahui secara pasti kejadian yang menimpa Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur itu.

“Saya tidak tahu terkait apa penyegelan oleh KPK itu,” tukas Heri.

Sementara itu, anggota Komisi B Agus Maimun mengaku sama,  tidak tahu menahu tentang penyegelan ruangan tersebut. Bahkan Agus menyebut Basuki berada di Surabaya.

“Pak Basuki ada di Surabaya, ini saya telepon-teleponan dengan beliau. Pak Basuki juga bingung alasan KPK menyegel ruangannya,” kata Agus.

Agus juga menyampaikan, staf komisi B juga tidak mendapat informasi dan penjelasan ketika KPK datang dan melakukan penyegelan.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR