Sebagai Tersangka KPK, Bupati Lampung Tengah: Semoga Ada Hikmahnya

Keterangan Foto: Bupati Lampung Tengah, Mustafa.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas persetujuan DPRD terkait pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun anggaran 2018, KPK menahan Bupati Lampung Tengah Mustafa secara resmi pada Jumat (16/2/2018) dini hari. Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menyatakan, penahanan Mustafa dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Sementara juru bicara KPK Febridiansya6h mengungkapkan bahwa Mustafa ditahan di Rutan Gedung KPK setidaknya untuk 20 hari pertama.

“Benar (Mustafa) sudah (ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan yang kemarin,” papar Basaria, Jumat (16/2/2018).

Mustafa merupakan tersangka keempat yang dijerat KPK dalam kasus ini. Ketiga orang tersangka yang lebih dulu dijerat KPK, yakni Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga; anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto; dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

Sementara itu, usai ditetapkan sebagai tersangka, Mistafa keluar dari gedung KPK pada pukul 03.41 WIB. Mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan peci hitam, Mustafa irit bicara soal dugaan suap dan penahanan dirinya.

“Ini adalah keputusan yang menjadi cobaan hidup saya. Mungkin cobaan ini akan ada hikmahnya,” ujar Mustafa.

Mustafa yang saat ini juga sebagai Calon Gubernur Lampung di Pilkada 2018, meminta kepada para pendukungnya untuk berbesar hati dan bersabar dengan kejadian tersebut. Ia juga minta agar pendukungnya selalu membantu upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

“Saya berharap kepada seluruh pendukung saya di provinsi Lampung untuk tetap berasabar. Dan kita terus mendukung upaya-upaya penindakan oleh KPK ke depannya,” ucapnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR