Waspada! Angin Kencang dan Hujan Lebat Landa Bogor

BOGOR – Hingga Selasa (11/10/2016) mendatang, masyarakat Bogor dan sekitarnya diimbau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) waspada. Sebab, angin kencang disertai hujan lebat dan petir akan terjadi. Hari ini, Minggu (9/10/2016), hujan disertai angin kencang mengguyur sejumlah tempat di Kota Bogor secara merata.

Di sejumlah titik kota dan Kabupaten Bogor diketahui juga merupakan daerah rawan bencana, karena kontur tanah yang berundak sehingga berpotensi terjadinya bencana longsor, banjir hingga pohon tumbang.

“Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 15-25 kilometer per jam. Hal itu dapat diperkirakan dari daun yang tertiup, ranting yang bergerak dan dahan yang bergerak,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Dramaga, BMKG, Dedi Sucahyono kepada media online ini.

Tidak hanya Bogor, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat juga terjadi di wilayah Sukabumi, Ciajur, dan sekitarnya.

“BMKG juga mengimbau masyarakat mewaspadai banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Atty Somadikarya mengatakan, ada beberapa titik rawan longsor di Kota Bogor. Potensi longsor di Kecamatan Bogor Selatan terdapat di 11 kelurahan, meliputi Kelurahan Cikaret, Empang, Bondongan, Batutulis, Pamoyanan, Cipaku, Genteng, Muarasari, Lawanggintung, Harjasari, Rancamaya, Bojongkerta, Mulyaharja dan Pakuan.

“Daerah rawan bencana longsor dan banjir di Kecamatan Bogor Tengah meliputi Kelurahan Babakan Pasar dan Sempur yang padat penduduk. DAS Cisadane terutama di Kelurahan Paledang, Panaragan, dan Kebon Kelapa. Kemudian DAS Cikapancilan, terutama di Kelurahan Paledang dan Ciwaringin,” tukasnya saat diwawancarai melalui telepon.

Dari data potensi bencana yang diketahuinya, ada di dua kelurahan di Kecamatan Bogor Utara yang merupakan potensi longsor yakni, Kelurahan Kedunghalang dan Cimahpar. Sementara, area potensi banjir berada di Kelurahan Bantarjati, Kedunghalang, Cibuluh dan Ciparigi.
“Di Kecamatan Bogor Timur, lokasi yang rawan longsor dan banjir yakni di Kelurahan Katulampa, Baranangsiang, dan Sukasari, terutama di dekat DAS Ciliwung dan Cisadane,” tuturnya.

Masih menurutnya, lokasi rawan bencana longsor di Kecamatan Bogor Barat berada di Kelurahan Gunungbatu, dan Cilendek Barat. Selain tiga kelurahan tersebut, beberapa kelurahan lainnya juga rawan bencana longsor, karena wilayahnya berlereng dan tekstur tanahnya labil.
Di Kecamatan Tanah Sareal, lokasi rawan longsor dan banjir yakni di Kelurahan Tanah Sareal, Mekarwangi, Kedungbadak, dan Sukaresmi, terutama di DAS Ciliwung dan Cisadane.

“Dari tahun ke tahun, peta rawan bencana ini tidak mengalami perubahan. Jadi, lebih baik melakukan antisipasi dini, karena sejak kemarin hujan deras mengguyur Kota Bogor,” tuntasnya. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR