Yonif 315 Garuda Bubarkan Tawuran Geng Motor

Puluhan motor yang digunakan geng motor saat tawuran, Jumat (24/6/2016) dini hari.

BOGOR – Instruksi Danrem 061 Suryakencana Kolonel Kav Eko Susetyo kepada jajarannya agar tertibkan kelompok geng motor yang membuat resah masyarakat sepertinya bukan basa basi. Sebanyak 28 pemuda anggota geng motor yang terlibat tawuran didepan Markas Yonif 315/Garuda di Jalan Mayjen Ishak Djuarsa, Kelurahan Gunung Batu, Kecamata Bogor Barat sekitar pukul 01:30 WIB, Jumat dini hari (24/6/2016) berhasil diamankan.

Keterangan saksi mata, Firmansyah (43), warga tesempat, jelang sahur dua kelompok pemuda menggunakan motor yang tidak diketahui asalnya terlibat baku pukul dengan menggunakan senjata tajam.

“Warga sekitar ketakutan saat mendengar ribut-ribut dan ternyata ada perkelahian antar kelompok. Ketakutan warga makin menjadi-jadi saat tawuran tersebut gerombolan pemuda itu umumnya membawa senjata tajam. Beruntung aparat Yonif 315 segera turun tangan. Para pelaku kemudian diserahkan ke polisi,” tuturnya kepada indeksberita.com.

Pada bagian lain, Kasubag Humas Polres Bogor Kota, AKP Maman Firman membenarkan terjadi aksi tawuran puluhan pemuda bersenjata tajam di depan Markas Yonif 315/Garuda.  Dikatakannya, petugas kepolisian telah mengamankan 28 orang pemuda yang diduga terlibat tawuran tersebut.

“Ya kita sudah amankan mereka ke Mapolres Bogor Kota di Jalan Kapten Muslihat bersama sejumlah barang bukti senjata tajam dan sejumlah sepeda motor,” tukas AKP Maman.

Ia menambahkan bahwa 28 orang Pemuda tersebut awalnya diamankan oleh pihak Yonif 315/Garuda dan masyarakat yang terganggu dengan aksi mereka tersebut.

“Setelah diamankan oleh pihak Yonif dan masyarakat kemudian mereka diserahkan ke kita (Polres Bogor Kota) yang saat itu tengah melakukan patroli gabungan dengan polsek,” lanjutnya.

AKP Maman menambahkan bahwa dalam peristiwa tersebut ada dua orang yang menjadi korban luka bacok.

“Ada dua korban, satu dibawa ke RS. Bhayangkara Bogor dan satunya lagi dibawa ke RS. PMI. Diduga kena benda tajam,” ujarnya.

Saat berita ini ditulis, pukul 11.30 WIB, sebanyak 28 pemuda yang diduga terlibat tawuran tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bogor Kota bersama 13 unit sepeda motor dan sejumlah senjata tajam yang disita untuk dijadikan barang bukti.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, Danrem 061 Suryakencana Kolonel Kav Eko Susetyo saat buka puasa bersama di Makorem, Jalan Merdeka, Rabu (22/6/2016) lalu mengatakan, TNI sebagai pengayom memiliki kewajiban bersama aparat kepolisian memberikan rasa aman sekaligus memberantas kejahatan geng motor.

“Kalau masih bergerombol kita bubarkan, kalau masih bandel kita lakukan tindakan represif. Kita akan tangkap, interogasi dan data mereka. Kita akan identifikasi apa pekerjaan dan latar belakang mereka melakukan aksi kriminal. Kita akan berkoordinasi dengan pihak berwajib,” ujarnya saat itu. (eko)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR